Unhas Tuan Rumah Seri Kuliah Bestari untuk Bangsa Bahas Penegakan Etika, Moral dan Karakter Sivitas Akademik

Universitas Hasanuddin menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seri Kuliah Bestari Untuk Bangsa yang dilaksanakan oleh Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB-PTNBH) bekerja sama dengan Dewan Profesor Senat Akademik Unhas.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 Wita secara daring melalui aplikasi zoom meeting dan luring terbatas dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 di Ruang Senat Lantai 2, Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Sabtu (27/11).

Seri kuliah ini mengusung tema “Penegakan Etika, Moral dan Karakter Sivitas Akademik”. Hadir sebagai narasumber adalah Ketua Senat Akademik Unhas (Prof. Dr. Dadang A. Suriamihardja) dan Guru Besar Institut Teknologi Bandung (Prof. Dr. Ir. Gede Raka).

Sekretaris Dewan Profesor Unhas, Prof. Dr. Ir. Budimawan, DEA (yang mewakili Ketua Dewan Profesor Unhas) menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada Unhas untuk menjadi penyelenggara. Tema yang diusung sangat relevan dengan keadaan saat ini, dimana etika, moral dan karakter sivitas akademik berkaitan dengan tugas dan fungsi profesi.

Mewakili Rektor Unhas, Wakil Rektor Perencanaan, Keuangan dan Infrastruktur Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat mendukung penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi dan menjadi fokus utama Unhas sebagai PTN-BH dalam menegakkan sikap dan perilaku profesional untuk memberikan pelayanan pendidikan berkualitas.

“Etika tidak lepas dari seluruh aktivitas keseharian kita, utamanya dalam menjalankan peran dan tanggung jawab profesi. Bagaimana cara kita berkomunikasi dan bermitra dalam kolaborasi dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, seperti pada akurasi data dan cara mengapresiasi setiap kinerja tim. Sehingga kegiatan ini sebagai bentuk keseriusan Unhas dalam menjaga sikap dan perilaku sivitas akademika,” kata Prof. Sumbangan.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA., selaku ketua Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB-PTNBH). Beliau menuturkan bahwa tugas dan fungsi Dewan Profesor adalah mengembangkan keilmuan, penegakan etika dan pengembangan budaya akademik.

Terkait:  GUMSB Bahas Relevansi Al-Qur'an terhadap Masalah Multidimensi Peradaban Manusia

“Tema yang diusung pada forum ini selaras dengan tugas Dewan Profesor untuk menjadi pelopor kelembagaan dalam menjaga integritas moral, etika serta wawasan kebangsaan, utamanya kepada sivitas akademika dan secara umum kepada masyarakat luas yang terkait pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” jelas Prof. Purwanto.

Pada pemaparannya, Ketua Senat Akademik Unhas (Prof. Dr. Dadang A. Suriamihardja) menyampaikan tentang “Perjumpaan Etika dan Karakter Akademik dengan Tuntutan Keberlanjutan dari Zaman ke Zaman”. Pendidikan tinggi mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para pemangku kepentingan dan terbuka peluang untuk berbagi maslahat dan mampu bertahan dan berkelanjutan terhadap adaptasi dari perubahan zaman.

“Kehidupan sehari-hari berkaitan dengan perbuatan beretika yang mengikuti pada setiap peraturan atas nilai-nilai yang dianggap baik,” kata Prof. Dadang.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Gede Raka menyampaikan materi “Menumbuhkembangkan Masyarakat Kampus yang Etis dan Pendidikan Karakter”. Moral biasanya tidak dapat didasarkan pada unsur preferensi secara subjektif, sementara pada etika lebih cenderung menunjukkan aspek keadilan universal dan tindakan yang lebih dianggap tidak bertanggung jawab.

Setelah pemaparan materi, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh Prof. Dr. Muh. Akmal Ibrahim, M.Si sebagai moderator. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 150 peserta, sebagian merupakan para pimpinan dan sekretaris Dewan Guru Besar serta Dewan Profesor dari 14 PTNBH se-Indonesia. (*/dhs).

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa