Unhas Kukuhkan Dua Guru Besar Fakultas Teknik Bidang Petrologi dan Bidang Perencanaan Transportasi

Universitas Hasanuddin menggelar Rapat Paripurna Senat Akademik dalam rangka Upacara Penerimaan Jabatan Professor bidang Ilmu Petrologi dan bidang Ilmu Perencanaan Transportasi pada Fakultas Teknik. Upacara penerimaan jabatan Professor berlangsung mulai pukul 10.00 Wita secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Ruang Senat Akademik Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Selasa (7/11)

Proses pengukuhan dihadiri oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., Ketua Sekretaris, dan Anggota Senat Akademik, Dewan Professor, tamu undangan, serta keluarga besar dari dua professor yang dikukuhkan.

Adapun dua professor baru yang dikukuhkan adalah:

1. Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, ST., MT. Professor dalam bidang Ilmu Perencanaan Transportasi, dikukuhkan sebagai guru besar ke- 433.

2. Prof. Dr. Eng. Ir. Adi Maulana, ST., M.Phil. IPM. Professor dalam bidang Ilmu Petrologi sebagai guru besar ke-434.

Dalam sambutannya, Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., memberikan ucapan selamat kepada para professor yang sudah mampu meraih jabatan akademik tertinggi pada usia muda dan menjadi representasi Unhas dimasa mendatang.

Prof. Dwia berharap, para guru besar utamanya usia muda bisa menjadi karakter kuat Unhas dan semakin memperkokoh dalam berbagai aspek kehidupan untuk kesejahteraan bangsa.

“Kami punya kebijakan, usia 40-an dilarang kuliah di Unhas, harus di luar. Awalnya memang berat, tapi sekarang sudah menjadi kultur akademik. Dengan sumber daya berkualitas yang tersedia, Unhas bisa semakin berkontribusi bagi bangsa dan negara. Unhas bukan lagi universitas daerah, tapi nasional dan internasional. Otomatis, tanggung jawab dan keterlibatan untuk peningkatan bangsa juga semakin meluas,” jelas Prof. Dwia.

Sebelumnya, telah dilakukan pidato pengukuhan hasil penelitian yang dilakukan oleh dua guru besar.

Terkait:  Terima Sertifikat Akreditasi dari BPJPH, Unhas Resmi Menjadi Lembaga Pemeriksa Halal

Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, ST., MT

Dalam pidato penerimaannya, Prof. Ramli menjelaskan tentang “Pemodelan Perilaku Perjalanan Berbasis Aktivitas dalam Perencanaan Transportasi Berkelanjutan”. Beliau mengatakan, transportasi memainkan peranan penting dalam kegiatan ekonomi dalamĀ atau antar wilayah.

Transportasi diperlukan sebagai heterogenitas lokasi sumber daya bumi, spesialisasi pada banyak aktivitas atau kegiatan dan dibutuhkan untuk perjalanan kerja ataupun non kerja. Hal ini berdampak pada permintaan transportasi yang semakin terfragmentasi. Dalam perencanaan transportasi, penting untuk mengenali ataupun menganalisis transportasi atau perjalanan secara akurat agar menyesuaikan terhadap ketersediaan infrastruktur transportasi secara efisien.

Pendekatan Analisis Kebutuhan Transportasi (AKT), dimana dalam konsepsi Manajemen Kebutuhan Transportasi (MKT) sebagai salah satuĀ  moda Perencanaan Transportasi Berkelanjutan (PTB), mengutamakan pendekatan berbasis aktivitas, perilaku perjalanan yang memiliki atribut multidimensi seperti waktu dalam sehari, pola perjalanan, tujuan perjalanan hingga pilihan moda perjalanan.

“Dalam rangka mengatasi masalah perencanaan transportasi berkelanjutan, dibutuhkan pendekatan berbasis pada Analisis Perilaku Perjalanan Berbasis Aktivitas dengan mengembangkan pendekatan Model Pemaksimalan Utilitis (MPU) dan Model Peminimalan Disuitilitas (MPD) yang dihadapi oleh para pelaku perjalanan,” jelas Prof. Ramli.

Pendekatan MPU mengkonstruksi bahwa atribut moda perjalanan/transportasi dan karakteristik pelaku perjalanan menjadi kategori variabel utama yang dipertimbangkan dalam mengestimasi nilai utilitas dari suatu moda transportasi, dimana pelaku perjalanan diasumsikan memilih moda transportasi yang memiliki nilai utilitas maksimal.

Sementara itu, MPD mengasumsikan bahwa hanya atribut waktu para pelaku perjalanan yang ditimbulkan oleh interaksi pelaku perjalanan dengan fitur operasional sistem transportasi yang ada.

Prof.Dr. Eng. Ir. Adi Maulana, ST., M.Phil. IPM

Pada kesempatan yang sama, Prof Adi Maulana memberikan penjelasan tentang “Aplikasi Ilmu Petrologi dalam Mendukung Konsep Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia”. Beliau menjelaskan, Petrologi merupakan cabang utama dari disiplin ilmu geologi yang mempelajari asal usul penyebaran dan struktur, serta evolusi dari batuan yang menyusun kerak bumi.

Terkait:  Fakultas Hukum Unhas Gelar Kuliah Umum oleh Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, Prof. Aswanto

Dengan pengetahuan patrologi, membantu dalam mengetahui kondisi stratigrafi atau susunan batuan suatu daerah, utamanya karakteristik dan varian batuan, penyebaran dan ketebalan baik secara vertikal maupun horizontal serta umur dan lingkungan pengendapan. Informasi ini penting dalam menentukan daerah pemukiman, industri ataupun daerah yang perlu dilindungi.

“Peran Ilmu Petrologi dapat menjawab tuntutan konsep pembangunan berkelanjutan terlihat dalam berbagai aspek. Misalnya saja membantu untuk memperhitungkan pertimbangan permasalahan lingkungan termasuk faktor kebencanaan dalam pembangunan sosial ekonomi. Aplikasi hasil penelitian petrologi juga diterapkan untuk melakukan analisis bencana banjir bandang ataupun tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah Sulawesi,” jelas Prof. Adi.

Lebih lanjut, beliau menyarankan beberapa konsep pembangunan berkelanjutan dengan pendekatan ilmu petrologi. Konsep pembangunan sosial ekonomi yang sejalan dengan pertimbangan lingkungan termasuk kebencanaan. Aplikasi ilmu petrologi menjawab tuntutan konsep pembangunan berkelanjitan dengan memperhitungkan permasalahan lingkungan.

Kajian ilmu tersebut juga bermanfaat untuk menemukan beberapa potensi mineral yang banyak dibutuhkan masyarakat. Ilmu Petrologi terbukti telah memberikan kontribusi penting dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan, utamanya pada tiga konsep utama yakni environment, economy dan social community.

Kegiatan Rapat Paripurna Senat Akademik dalam rangka Upacara Penerimaan Jabatan Professor pada Fakultas Teknik berlangsung lancar dan hikmat hingga pukul 12.00 Wita. (*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa