Unhas dan Yokohama City University Kerja Sama Program Sakura Science Online Exchange

Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Keperawatan Unhas bekerja sama dengan Departemen Keperawatan, Yokohama City University membuka program Sakura Science Online Exchange. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini telah dimulai pada Selasa (19/01) secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Pada kesempatan wawancara, Rabu (20/01), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Keperawatan Unhas, Syahrul Said, S.Kep., NS., M.Kes., Ph.D., menjelaskan program ini merupakan bagian dari implemetasi kerja sama dengan Nursing Department, Yokohama City University, Jepang.

Tujuannya adalah saling berbagi pengetahuan, riset dan pengalaman keperawatan antar kedua universitas, khususnya pada topik keperawatan pada pasien disfagia (yaitu pasien yang mengalami gejala sulit menelan).

“Tadinya kegiatan ini direncanakan secara luring di Yokohama. Ada 20 mahasiswa sebagai peserta, 3 dosen sebagai fasilitator, dan 1 dosen sebagai narasumber. Namun, karena situasi pandemi Covid-19 yang masih tinggi, sehingga prosesnya beralih ke daring,” jelas Syahrul.

Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman mengikuti program level internasional. Mereka berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa di lokasi tujuan. Sekaligus mendapatkan pengetahuan baru. Untuk dosen, Syahrul menambahkan dapat membantu proses identifikasi potensi topik riset yang bisa meningkatkan aktivitas penelitian bersama.

Dekan Fakultas Keperawatan Unhas, Dr. Ariyanti Saleh, S.Kp., M.Kes., menambahkan melalui program ini selain membangun kerja sama internasional antar perguruan tinggi, juga wujud mendukung upaya Unhas menuju World Class University. Seluruh unsur yang terlibat juga diharapkan mendapatkan informasi dan pengetahuan yang lebih luas.

“Fakultas Keperawatan ingin mengambil peran dalam langkah Unhas menuju World Class University. Kami terus membuka peluang kerja sama internasional, apalagi program studi telah terakreditasi internasional oleh lembaga prestisius,” kata Ariyanti.

Program Studi Sarjana dan Program Studi Profesi Keperawatan memperoleh pengakuan akreditasi internasional ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) yang berkedudukan di Jerman. Akreditasi ini diraih pada bulan Juli 2019 lalu.(*/mir)

Terkait:  Unhas dan Australia Indonesia Center Bahas Peningkatan Proyek Riset Sulsel

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa