Seminar Nasional FKM Unhas Bahas Peranan Kesehatan Lingkungan di Masa Pandemi

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin melalui Departemen Kesehatan Lingkungan menyelenggarakan Seminar Nasional seri pertama bertema “Peranan Kesehatan Lingkungan Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19”. Kegiatan berlangsung pukul 09.30 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (28/07).

Hadir sebagai nara sumber yakni Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Program Sulsel (H. Muhammad Husni Thamrin), Guru Besar Departemen Kesehatan Lingkungan, FKM Universitas Indonesia (Prof. Dr. Budi Haryanto, SKM., M.Kes., M.Sc) dan Guru Besar Departemen Kesehatan Lingkungan, FKM Unhas (Prof. Dr. Anwar Daut, SKM., M.Kes.,M.Sc).

Mengawali kegiatan, Ketua Departemen Kesehatan Lingkungan FKM Unhas, Dr. Erniwati Ibrahim, SKM., M.Kes., menuturkan kegiatan merupakan bagian dari rangkaian dies natalis Unhas ke-64. Hal ini menjadi kontribusi perguruan tinggi untuk membahas permasalahan Covid-19 dari aspek kesehatan lingkungan.

“Jumlah peserta yang registrasi sebanyak 2.700-an peserta, tersebar di seluruh wilayah nusantara. Ini merupakan seri pertama dan akan kembali kami hadirkan seri kedua di bulan Agustus mendatang. Semoga kegiatan ini bisa menjadi bagian nyata kita dalam upaya pencegahan Covid-19,” jelas Erniwati.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FKM Unhas Dr. Aminuddin Syam, SKM., M.Kes., M.Med.Ed., mengapresiasi kegiatan yang mengambil tema menarik. Menurut beliau, penentu kualitas kesehatan masyarakat dilihat dari kondisi lingkungan. Olehnya itu, Departemen Kesehatan Lingkungan memiliki peranan strategis dalam upaya penanganan Covid-19.

“Kebijakan pemerintah seperti PSBB merupakan bagian dari implementasi rekayasa lingkungan. Ketika vaksin ataupun obat belum ditemukan, maka upaya memutus mata rantai dengan memanfaatkan kondisi lingkungan. Lingkungan disini berperan besar dalam mempengaruhi kesehatan masyarakat,” jelas Aminuddin.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi penyelenggara yang menghadirkan ruang diskusi untuk membahas Covid-19. Menurut Prof Dwia, kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungan.

Terkait:  FK Unhas Bentuk Komunitas Perhimpunan Anak Autoimun Sulsel

“Isu lingkungan menjadi sangat penting dalam SDGs. Dari 17 tujuan yang ingin dicapai, semua mencakup aspek lingkungan. Sejak Covid-19 terjadi, kesehatan lingkungan menjadi salah satu aspek penting. Saya berharap, hasil kegiatan ini bisa dipublikasikan secara meluas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas Prof Dwia.

Usai pembukaan secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber yang hadir.

Materi pertama disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Program Sulsel, H. Muhammad Husni Thamrin., terkait “Penanganan Covid-19 di Sulsel”.

Dalam materinya, Husni menjelaskan sejak kasus pertama Covid-19 muncul di Sulawesi Selatan, pemerintah aktif melakukan tracing untuk mengendalikan penyebaran. Selain tracing, strategi lain yang dilakukan adalah edukasi penggunaan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Hal ini berkontribusi 25% terhadap penurunan kasus.

“Kita juga lakukan orientasi keagamaan dalam rangka edukasi masyarakat. Hal ini dimaksudkan untuk mengawal penerapan protokol Pencegahan Covid-19. Sekaligus massif melakukan upaya test massal kepada masyarakat,” jelas Husni.

Saat ini, pemerintah mengupayakan untuk melakukan sterilisasi kepada Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan dengan memusatkan penanganan kasus Covid-19 di Kota Makassar. Sehingga, pasien terkonfirmasi positif di daerah mendapatkan penanganan langsung di pusat kota. Hal ini dimaksudkan agar sektor perekonomian di daerah bisa berjalan dengan lancar.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi lain dari Prof. Dr. Budi Haryanto, SKM., M.Kes. Guru Besar Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UI terkait “Polusi Udara dan Peranan Kesehatan Lingkungan” dan ditutup dengan materi dari Guru Besar Departemen Kesehatan Lingkungan, FKM Unhas Prof. Dr. Anwar Daut, SKM., M.Kes.,M.Sc., tentang “Pengelolaan Limbah Covid-19”.

Kegiatan yang dipandu oleh Dr. Makmur Selomo (Dosen FKM Unhas) diikuti oleh kurang lebih 800 peserta berlangsung lancar hingga berakhirnya acara pukul 12.30 Wita.(*/mir)

Terkait:  Fakultas MIPA Unhas Gelar Konferensi Internasional ke-5, Hadirkan Pakar dari Lima Negara

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa