Satgas Covid-19 Unhas Selenggarakan Survei Pemetaan Sosial Ekonomi Rumah Tangga Terdampak

Dalam rangka merespon perkembangan wabah Covid-19 di Sulawesi Selatan, Tim Satgas Covid-19 Unhas menyelenggarakan Survei Pemetaan Sosial Ekonomi Rumah Tangga Terdampak Covid-19 (SUSERCov-19). Survei ini dimaksudkan untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat selama masa pandemi Covid-19.

Anggota Tim SUSERCov-19 Unhas, Dr. Muhammad Ramli AT, menjelaskan bahwa survei ini bertujuan untuk memberikan pertimbangan kepada pihak berwenang dalam mengambil kebijakan atau langkah teknis dalam penanganan pandemi Covid-19 di Sulawesi Selatan.

“Satgas Covid-19 Unhas mempunyai beberapa tim intervensi, termasuk tim sosial ekonomi yang bertugas mengidentifikasi dampak sosial ekonomi. Kami melakukan survei ini secara daring, mengingat situasi wabah yang membatasi interaksi tatap muka,” kata Ramli.

Dosen Sosiologi Unhas ini menjelaskan bahwa tim peneliti telah menyiapkan kuesioner daring yang dapat diakses cukup mudah oleh responden, baik melalui laptop maupun melalui telepon genggam.

“Survei ini bersifat anonim, dimana responden tidak perlu mengungkap identitasnya. Semua data yang diisi responden akan dijamin kerahasiaannya, dan hanya akan dipergunakan semata untuk tujuan penelitian ini,” papar Ramli.

Responden yang mengisi kuesioner ini diharapkan dari kalangan penduduk Sulawesi Selatan, berusia 15 tahun ke atas, pernah atau sedang bekerja, atau mendapat pendapatan atau keuntungan paling sedikit 1 jam dalam seminggu yang lalu, termasuk dalam hal ini jika pernah bekerja 2 bulan lalu (Februari 2020) dan kini menganggur.

Kuisioner ini diisi oleh satu orang mewakili satu rumah tangga. Pengumpulan data berlangsung sampai 30 April 2020 dan dapat diperpanjang dengan pertimbangan tertentu. Untuk berpartisipasi dalam survei, masyarakat diharapkan mengakses link https://bit.ly/SUSERCov-19.

Hasil analisis dari survei ini selanjutnya akan menjadi bahan pengambilan kebijakan untuk intervensi penanganan Covid-19.(*/ir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Terkait:  Qonita Kurnia, Alumni Farmasi Unhas Raih Gelar Doktor di Irlandia Utara pada Usia 25 Tahun

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa