Pembicara dari Enam Negara Hadir pada Konferensi Internasional Psikologi di Unhas

Universitas Hasanuddin melalui Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk “Interdisciplinary Conference in Psychology, Health, Social Sciences (ICPHS)”.

Kegiatan yang mengusung tema “Thriving During Pandemic: Interdisciplinary Approach” berlangsung mulai pukul 08.30 Wita secara luring terbatas di Aula Prof. Amiruddin FK Unhas, dan terhubung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (27/11).

Hadir sebagai narasumber yakni:

1. Prof. dr. Albert Scherpbier (Masstricht University, Belanda),
2. Prof. Uichol Kim, Ph.D (Inha University, Korea),
3. Luca Tateo, Ph.D (University of Oslo, Norwegia),
4. Dr. Muhammad Tamar, M.Psi (Universitas Hasanuddin, Indonesia),
5. Prof. Dr. M. Katherine Shear, MD (Columbia School of Social Work, USA),
6. Dr. Judith Kleine-Staarman (Universitas Exeter, Inggris Raya),
7. Prof. dr. Irawan Yusuf, Ph.D (Universitas Hasanuddin, Indonesia).

Mengawali kegiatan, Wakil Dekan Bidang Riset dan Inovasi FK Unhas (Dr. dr. Rina Masadah, Sp.PA., M.Phil., DFM.) menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan ICPHS. Konferensi ini sangat penting dengan pembicara yang berasal dari berbagai bidang keilmuan. Beliau meyakini, kegiatan tersebut akan menghasilkan gagasan yang bermanfaat untuk kepentingan masyarakat luas, sekaligus menjembatani kolaborasi dengan berbagai mitra.

ICPHS memfasilitasi kolaborasi ilmiah nasional dan dunia antara ilmuwan dan praktisi di bidang kesehatan, psikologi, dan ilmu sosial. Selain itu, pihak yang terlibat diharapkan dapat bertukar pikiran dan pandangan sebagai hasil dari kegiatan untuk menyelesaikan masalah sosial saat ini dan meningkatkan kesejahteraan sosial.

Pada akhirnya, ICPHS diharapkan memberikan peluang kerja sama ilmiah yang melibatkan ilmuwan dan praktik bidang kesehatan, psikologi, dan ilmu sosial di lingkup nasional dan internasional. Lebih lanjut, melalui kegiatan ini para pihak yang terlibat diharapkan dapat memiliki wawasan dan perspektif berkontribusi dalam penyelesaian masalah terkini di masyarakat.

Terkait:  Ketua Komisi II DPR RI Diskusi Publik tentang Kemitraan Akselerasi Pembangunan Bangsa di Unhas

Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unhas, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D.

Dalam sambutannya mengatakan pentingnya konferensi tersebut dalam menangani masalah psikologis sebagai sebuah tren global saat ini dan membutuhkan kolaborasi antar disiplin ilmu. Unhas berperan dalam meningkatkan output atau produk ilmiah menjadi lebih relevan dan mutakhir dalam memecahkan masalah masyarakat.

“Masalah psikologis menjadi bagian dari global tren saat ini. ICPHS dengan mengkaji tiga bidang keilmuan akan banyak menghadirkan pemikiran dan memberi sumbangsih gagasan yang penting sebagai bahan kajian dimasa pandemi Covid-19. Unhas juga memberikan dukungan kegiatan seperti ini sebagai bagian dari proses internasionalisasi dan membangun kemitraan,” jelas Prof. Nasrum.

Setelah pembukaan secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi para narasumber. Materi awal disampaikan oleh Prof. dr. Irawan Yusuf, Ph.D terkait “The Impact and Challenges of The Covid-19 Pandemic: Neuro – Behavioural Perspective”.

Prof. Irawan mengatakan, pandemi Covid-19 yang menuntut terjadinya perubahan perilaku di masyarakat mengakibatkan potensial gangguan psikologis dan produktivitas masyarakat. Maraknya pemberitaan Covid-19 memunculkan rasa khawatir dan ketakutan masyarakat, yang berdampak terhadap tingkat kecemasan.

Dengan berbagai pembatasan sosial oleh Pemerintah sebagai kebijakan untuk menekan laju penyebaran, kekhawatiran dan kecemasan ini makin menjadi. Hal ini tentunya akan berdampak pula terhadap psikologis seseorang sebagai respon terhadap suatu hal baru yang harus dilakukan.

“Otak kita dipengaruhi dengan berbagai pemberitaan yang berpengaruh dengan semakin meningkatnya rasa cemas, gangguan mental dirasakan oleh para penderita maupun pasien. Olehnya itu, sangat penting untuk mengetahui bagaimana seharusnya manajemen pengelolaan diri agar berbagai permasalahan tersebut dapat diatasi dengan baik,” jelas Prof. Irawan.

Terkait:  Unhas dan PT. Charoen Pokphan Indonesia Bahas Pengembangan Kerja Sama

Setelah menyampaikan pandangannya, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber lainnya. Kegiatan berlangsung lancar. Sesuai jadwal, ICPHS akan berlangsung hingga esok hari, Minggu (28/11). Untuk hari pertama, kegiatan terlaksana hingga pukul 15.00 Wita. (*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa