MWA Unhas Setujui Pembukaan Program Studi Profesi Arsitektur pada Fakultas Teknik

Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin menyelenggarakan rapat paripurna terbatas dalam rangka membahas persetujuan pembukaan Program Studi Profesi Arsitektur (PPAr) pada Fakultas Teknik. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WITA secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (28/06).

Rapat dipimpin oleh Prof. Dr. Syamsul Bachri, SH., MH., (Anggota MWA Unhas). Turut hadir jajaran anggota MWA, Wakil Rektor Bidang Akademik (Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP), Senat Akademik, beberapa Direktur dan Kepala Lembaga, Dekan FT beserta Tim Taskforce pembukaan PPAr Fakultas Teknik.

Mengawali kegiatan, Prof. Restu menjelaskan usulan pembukaan prodi PPAr telah melalui proses dan tahapan yang panjang, mulai dari tingkat fakultas hingga tahapan persetujuan MWA. Profesi Arsitektur Unhas banyak dibutuhkan oleh para lulusan arsitek untuk dapat melanjutkan bidang keilmuan mereka. Pembukaan prodi ini diharapkan akan menjadi sarana keilmuan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Prof. Restu menambahkan FT Unhas terus melakukan upaya pengembangan untuk menghadirkan prodi yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Untuk itu, beliau mengharapkan agar MWA bisa memberikan persetujuan pembukaan prodi.

Dekan FT Unhas, Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, ST., MT., menyampaikan kehadiran PPAr merupakan bagian dari implementasi UU Arsitektur. Hadirnya PPAr akan melengkapi keilmuan keteknikan di Unhas. Beliau mengatakan, FT Unhas selalu berupaya menjadi terdepan dalam mempelopori terbukanya prodi yang diperlukan oleh masyarakat termasuk profesi arsitektur.

“Ini akan melengkapi prodi profesi keteknikan Unhas, kami berharap bisa memperoleh persetujuan dari MWA agar rencana yang kami susun bisa segera diimplementasikan. Meskipun kami memiliki prodi profesi Insinyur, tapi ini disesuaikan dengan amanat UU Profesi Insinyur,” jelas Prof. Isran.

Saat ini pendidikan arsitektur di Indonesia diselenggarakan melalui pendidikan pada jenjang sarjana yang menghasilkan lulusan Sarjana Arsitektur dengan masa pendidikan empat tahun. Sehingga terdapat kekurangan satu tahun untuk memenuhi persyaratan internasional.

Terkait:  Wisuda Unhas Periode IV Tahap 2 TA 2021-2022 Masih Digelar Hibrid Terbatas

Sejak tahun 2009, organisasi profesi Arsitek dalam hal ini Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang juga didukung oleh asosiasi perguruan tinggi dalam hal ini Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia telah menetapkan Program Pendidikan Profesi Arsitek sebagai kelanjutan 1 tahun sesudah menempuh pendidikan S1 selama 4 tahun, sebagai alur resmi untuk menjadi Arsitek Profesional di Indonesia.

Prodi Profesi Arsitektur Unhas memiliki ciri khas sebagai Arsitektur tropis kepulauan, yakni arsitektur yang responsif sekaligus adaptif terhadap problematika lingkungan spesifik kepulauan beriklim tropis lembab nusantara sebagai satu kesatuan alamiah antara darat, laut, dan dirgantara di atasnya,

Muatan khusus keilmuan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) Unhas adalah arsitektur benua maritim yang fokus pada tiga tema sentral, yakni wawasan benua maritim Indonesia, wawasan arsitektur di lingkungan tropis kepulauan nusantara dan wawasan keunggulan tematik tertentu sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat terhadap perencanaan-perancangan arsitektur dan lingkungan binaan.

Diakhir rapat, setelah mendengarkan saran dan masukan serta pendapat dari seluruh peserta rapat, maka diputuskan untuk memberikan persetujuan pembukaan Prodi Profesi Arsitektur pada Fakultas Teknik. Kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 11.30 Wita. (*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa