Kaleidoskop 2021 Unhas, Bagian 8: Unhas Kini Memiliki Tiga Jurnal Terindeks Scopus

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH), Universitas Hasanuddin memiliki mandat untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian kepada masyarakat luas, sehingga terbuka peluang bagi pemanfaatan hasil riset untuk kepentingan publik. Selain itu, diseminasi hasil riset juga menjadi wadah bagi upaya mendiskusikan hasil riset dengan sejawat peneliti, sehingga terbuka peluang untuk penelitian berkelanjutan.

Secara formal, tindak lanjut dari setiap hasil penelitian akademik adalah publikasi. Langkah ini merupakan bentuk diseminasi terstruktur, untuk menjamin uji validitas dan kontinuitas penemuan baru. Selain itu, penelitian yang dipublikasikan akan mendorong sitasi oleh rekan sejawat, sebagai salah satu ukuran reputasi peneliti dan penelitiannya.

Konferensi Nasional dan Internasional

Direktur Komunikasi Unhas, Ir. Suharman Hamzah, Ph.D menjelaskan bahwa selain publikasi melalui jurnal ilmiah yang bereputasi, Universitas Hasanuddin juga mengambil kebijakan untuk memfasilitasi dosen dan peneliti mempresentasikan hasil-hasil penelitiannya pada konferensi akademik, baik nasional terutama internasional.

“Dalam praktiknya, selain mengirimkan dosen dan peneliti menghadiri konferensi akademik, Unhas juga memfasilitasi unit-unit kerja di dalamnya untuk menjadi tuan rumah (penyelenggara) konferensi. Juga kita mendorong penerbitan jurnal internal yang diarahkan untuk menjadi jurnal bereputasi, baik nasional maupun internasional,” kata Suharman.

Kegiatan konferensi internasional yang dilaksanakan oleh unit kerja di lingkup Unhas memperoleh fasilitas dukungan pendanaan sebesar Rp. 60 juta. Alokasi terbesar bantuan pendanaan ini diarahkan untuk biaya publikasi dan pembicara internasional yang hadir.

Sepanjang tahun 2021, Unhas menyelenggarakan 18 konferensi internasional yang dilaksanakan oleh 16 fakultas/sekolah. Paper yang dipresentasikan pada konferensi internasional tersebut selanjutnya dipublikasiikan pada prosiding terindeks Scopus atau Web of Science, maupun pada jurnal internasional bereputasi. Meskipun keseluruhan konferensi internasional tersebut dilaksanakan secara daring namun jumlah peserta dan makalah yang dipresentasikan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Unhas juga tidak mengesampingkan kegiatan seminar nasional. Selama tahun 2021, Unhas menjadi tuan tumah penyelenggaraan 4 seminar nasional yang diselenggarakan oleh 4 fakultas. Luaran yang dihasilkan dalam bentuk prosiding nasional maupun jurnal nasional.

Terkait:  Unhas Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kesusastraan dan Bidang Ekonomi Pertanian dan Pengembangan Pedesaan

Seminar Nasional dan Internasional

Suharman menjelaskan, untuk mendorong reputasi internasional, pada tahun 2021 Unhas memulai langkah strategis melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan para peneliti dan dosen perguruan tinggi ternama di dunia. Kegiatan itu berupa Webinar Top Scientist dunia, yang mengundang para peneliti dengan rekam jejak penelitian yang mendunia dan mempunyai keterkaitan jejaring dengan Unhas.

“Kita melaksanakan 11 kali webinar World Top Scientist yang menghadirkan 11 peneliti papan atas dunia dari Australia, China, Jepang, Finlandia, USA, UK, dan Iran,” kata Suharman.

Kegiatan diseminasi lainnya adalah Webinar Diaspora, yang menghadirkan para peneliti dan dosen Indonesia namun berkiprah di perguruan tinggi atau institusi pendidikan di luar negeri. Sepanjang 2021, Unhas melaksanakan 24 seri webinar diaspora yang menghadirkan 26 orang diaspora sebagai pembicara. Diaspora tersebut berasal dari perguruan tinggi di Australia, Perancis, Belanda, Jepang, Malaysia, UK, USA, Finlandia, UEA, dan Singapura.

“Setiap unit kerja melaksanakan berbagai webinar internasional dan nasional. Webinar internasional oleh unit kerja Unhas baik yang dilaksanakan sendiri maupun bermitra dengan lembaga lain. Demikian pula webinar nasional dengan menggandeng mitra tertentu,” kata Suharman.

Jurnal Bereputasi

Tata kelola jurnal internal yang diterbitkan oleh unit-unit kerja di lingkup Unhas dimotori oleh Publication Management Center (PMC), yang secara konsisten mendampingi setiap jurnal untuk mencapai level akreditasi nasional, terindeks global, maupun memperoleh pengakuan (rekognisi) sebagai jurnal internasional bereputasi.

Hingga tahun 2021 Unhas memiliki 92 jurnal ilmiah, yang diterbitkan dalam format e-journal. Dengan demikian, terdapat peningkatan jurnal baru sebanyak 9 jurnal baru, atau terjadi kenaikan sebesar 9.78% dari tahun sebelumnya.

Sebanyak 68 jurnal (atau 73,91%) di antaranya telah terindeks pada Garba Rujukan Digital (Garuda) Kementerian Riset dan Teknologi. Sebanyak 41 jurnal (atau 44,56%) di antaranya telah memperoleh status Jurnal nasional terakreditasi, sebanyak 12 jurnal (atau 13,04%) di antaranya telah terindeks global, dan 3 jurnal telah mencapai status sebagai Jurnal Internasional bereputasi.

Terkait:  FKG Unhas Gelar Virtual Simposium Internasional Bahas Pencegahan Penyakit Mulut

Rincian Jurnal Terbitan Unhas yang telah berstatus Jurnal Nasional Terakreditasi:

– Fakultas MIPA: 6 jurnal
– Fakultas Pertanian: 5 jurnal
– Fakultas Ilmu Budaya: 4 jurnal
– Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan: 3 jurnal
– Fakultas Kehutanan: 3 Jurnal
– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: 3 jurnal
– Fakultas Teknik: 3 jurnal
– Sekolah Pascasarjana: 2 jurnal
– Fakultas Hukum: 2 jurnal
– Fakultas Ekonomi dan Bisnis: 2 jurnal
– Fakultas Kedokteran: 2 jurnal
– Fakultas Kedokteran Gigi: 1 jurnal
– Fakultas Kesehatan Masyarakat: 1 jurnal
– Fakultas Peternakan: 1 jurnal
– Fakultas Farmasi: 1 jurnal
– Fakultas Keperawatan: 1 jurnal
– Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat: 1 jurnal

Berdasarkan peringkat akreditasi nasional, sebaran jurnal terbitan Unhas adalah sebagai berikut:

– Terakreditasi Sinta 1: sebanyak 3 jurnal
– Terakreditasi Sinta 2: sebanyak 4 jurnal
– Terakreditasi Sinta 3: sebanyak 5 jurnal
– Terakreditasi Sinta 4: sebanyak 23 jurnal
– Terakreditasi Sinta 5: sebanyak 6 jurnal

Peningkatan jurnal ilmiah terbitan Unhas yang terakreditasi nasional setiap tahun mengalami peningkatan, sebagai berikut:

– 2015 : hanya 1 jurnal terakreditasi nasional
– 2016 : hanya 1 jurnal terakreditasi nasional
– 2017 : menjadi 2 jurnal terakreditasi nasional
– 2018 : menjadi 9 jurnal terakreditasi nasional
– 2019 : menjadi 34 jurnal terakreditasi nasional
– 2020: menjadi 36 jurnal terakreditasi nasional
– 2021: menjadi 41 jurnal terakreditasi nasional

Dari seluruh capaian tersebut, hal paling membanggakan berhasilnya Unhas mencatatkan tiga jurnal terindeks Scopus, yang memiliki reputasi tinggi. Ketiga jurnal tersebut adalah:

1. Journal of Forest and Society, diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan, terindeks SCOPUS (quartile Q1 tahun 2021), SJR 0,35, dan Web of Science (Emerging Sources Citation Index). Editors-in-Chief: Dr. Muh. Alif K. Sahide dan Micah R. Fisher.

2. Hasanuddin Law Review (Halrev), diterbitkan oleh Fakultas Hukum, terindeks Scopus sejak April 2021.

3. Canrea Journal: Food Technology, Nutrition, and Culinary Journal, diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, terindeks Scopus sejak Desember 2021.(*/ir)

Editor: Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa