GUMSB Unhas Kembali Hadir Bahas Karakteristik Orang-orang Bertakwa

Gerakan Unhas Mengaji dan Shalat Berjamaah (GUMSB) Universitas Hasanuddin untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2021/2022 kembali dihadirkan dengan Fakultas Kedokteran (FK) sebagai host. Kegiatan berlangsung mulai pukul 15.30 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dan terhubung pada kanal YouTube Kemahasiswaan Unhas, Selasa (26/10).

Wakil Dekan Bidang Akademik FK Unhas, Dr. dr. Irfan Idris, M.Kes., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan sebagai host. Menurut beliau, GUMSB merupakan salah satu langkah efektif untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang Al-Quran sebagai pedoman hidup umat muslim. Dirinya menambahkan, FK Unhas selalu berupaya meningkatkan kecerdasan spiritual mahasiswanya sebagai calon dokter yang bertanggung jawab dalam kesehatan masyarakat secara luas.

Kegiatan resmi dibuka oleh Sekretaris Senat Akademik Unhas, Prof. Dr. Ir . Abd. Latief Toleng, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau mengatakan GUMSB menjadi upaya mencapai visi misi Unhas untuk melahirkan insan cendekia cerdas dan berkarakter. Olehnya itu, beliau mengharapkan agar para peserta bisa mengikuti dengan baik, dan pada akhirnya menghasilkan kader-kader Unhas yang membanggakan.

Lebih lanjut, Prof. Latief menambahkan banyak manfaat yang didapatkan dari belajar Al-Quran. Menurutnya, berbagai prestasi Unhas saat ini yang semakin hari kian meningkat merupakan bagian dari manfaat membaca Al-Quran, sehingga mampu menghasilkan para cendekia yang cerdas dan berakhlak mulia.

“Kita mengharapkan GUMSB akan terus menjadi agenda rutin Unhas. Gerakan ini sangat baik untuk menghasilkan para kader Unhas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga cerdas secara spiritual,” jelas Prof. Latief.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai penceramah adalah Ust. Prof. Dr. H. Darusallam Syamsuddin, M.Ag., yang membahas tentang “Karakteristik Al-Muttaqin (Orang-orang yang Bertakwa)”. Pada penjelasannya, beliau mengatakan ada tiga karakteristik umat manusia yakni mereka yang menerima seluruh ajaran Islam dan dimensinya yang disebut sebagai orang mukmin.

Terkait:  Darmawan Denassa, Alumni Unhas yang Mendirikan Kampung Literasi Rumah Hijau

Ada pula umat manusia yang masuk dalam golongan menolak seluruh ajaran Islam dan dimensinya, dikenal sebagai orang kafir. Ada pula orang-orang yang jika berkumpul dengan sesama muslim akan menjadi takwa dan jika berkumpul dengan orang yang menolak Islam ikut pula menolak merupakan ciri manusia munafik.

“Setidaknya ada beberapa tanda yang mencirikan orang-orang yang bertakwa seperti mendirikan Shalat, percaya kepada Rasulullah, menginfakkan sebagai harta yang dimiliki di jalan Allah toleransi terhadap sesama Islam maupun yang berbeda agama dan meyakini akan adanya hari akhir. Mereka yang bertakwa akan diberikan anugerah dalam dua bentuk yakni petunjuk dan kebahagiaan,” jelas Prof. Darusallam.

Setelah menyampaikan materinya, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab dari para peserta. Kegiatan yang dipandu oleh Drs. Sulaiman Gosalam, M.Si., (Ketua GUMSB) selaku moderator diikuti kurang lebih 600 peserta berlangsung lancar hingga menjelang Shalat Magrib. (*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa