Fakultas Kedokteran Unhas dan Fakultas Ilmu Kesehatan Unsulbar Kerja Sama Pengembangan Tridarma

Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) dan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sepakat melakukan kerja sama dalam bidang pengembangan tridarma. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Kerja Sama Operasional, antara Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unsulbar (Dr. Muzakkir, M.Kes) dan Dekan Fakultas Kedokteran Unhas (Prof. dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K),M.Med.Ed).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 Wita di Ruang Senat Akademik Unhas, Kampus Tamalanrea Makassar, pada Rabu (13/10) dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat.

Penandatanganan kerja sama turut disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Barat Drs. H. Ali Baal Masdar, M.Si, Rektor Unhas (Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA), dan Rektor Unsulbar, Dr. Ir. Akhsan Djalaluddin, MS. Hadir pula beberapa pejabat pemerintah provinsi Sulawesi Berat.

Mengawali kegiatan Rektor Unsulbar, Dr. Ir. H. Akhsan Djalaluddin, MS., menyampaikan bahwa rencana kerja sama untuk pengembangan tridarma Unsulbar ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Sebagai provinsi yang memiliki sejumlah masalah kesehatan, Sulawesi Barat perlu memiliki lembaga pendidikan yang mengelola Program Studi Pendidikan Dokter.

“Kami telah mempersiapkan lahan untuk pemenuhan sarana dan prasarana mendirikan Fakultas Ilmu Kesehatan, sehingga dalam proses pengembangannya kami sangat memerlukan kontribusi Unhas,” jelas Dr. Akhsan.

Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., menyampaikan bahwa permasalahan kesehatan di Indonesia masih menjadi perhatian khusus dan profesi tenaga medis masih sangat dibutuhkan, seperti dokter, perawat, dan tenaga pendukung kesehatan lainnya.

“Dalam pembentukan Fakultas Kedokteran sangat diperlukan adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk sigap memediasi segala kekurangan dari kebutuhan penunjang fasilitas, guna memberikan kepuasan bagi mahasiswa sebagai sumber daya yang akan berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan,” jelas Prof. Dwia.

Terkait:  Webinar Diaspora Series 12 : Hubungan Maritim Sulsel dan Australia Utara dari Perspektif Sejarah Geo Politik

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Barat Drs. H. Ali Baal Masdar, M.Si juga menyampaikan harapan yang besar dari perjanjian kerja sama yang telah di lakukan, beliau berharap perjanjian tersebut dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dalam mendapatkan pendidikan yang lebih berkualitas. Dengan hadirnya Prodi Ilmu Kesehatan ini dapat menghasilkan sumber daya yang mandiri dan profesional.

Penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama berlangsung lancar hingga pukul 15.30 Wita (*/dhs)

Editor: Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa