Evaluasi Pembukaan Prodi Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Unhas

Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) melakukan desk evaluation untuk pembukaan program studi Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (IKFR) pada Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 Wita secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (14/04).

Ketua Konsil Kedokteran Indonesia dr. Putu Moda Arsana, Sp.PD., KEMD., FINASIM., mengapresiasi upaya peningkatan kualitas yang terus dilakukan oleh Unhas. KKI selalu mendukung dan membantu pengembangan setiap langkah strategis yang dilakukan oleh perguruan tinggi.

“Pembukaan prodi memang selalu diawali dengan proses evaluasi. Setelah tahapan ini selesai, kemudian dilakukan visitasi dan rekomendasi. Pengembangan prodi kedokteran perlu dilakukan sejalan dengan semakin majunya teknologi kedokteran. Untuk itu, diperlukan sumber daya manusia kompeten untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan berbasis teknologi digital,” jelas dr. Putu.

Mewakili pimpinan Unhas, Sekretaris Universitas Prof. Dr. Ir. Nasaruddin Salam, MT., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kesediaan KKI melihat kesiapan Unhas dalam menghadirkan prodi baru. Secara berkelanjutan Unhas terus mengoptimalkan kualitas salah satunya dengan pembukaan prodi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Tentu Unhas akan melaksanakan ini dengan sebaik mungkin jika memang mendapatkan rekomendasi untuk pendirian prodi IKFR. Sebagai perguruan tinggi, Unhas ingin mengambil bagian dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan melalui ketersediaan tenaga medis yang kompeten. Kami mengharapkan, hasil kegiatan ini sesuai dengan apa yang diharapkan bersama,” jelas Prof. Nasaruddin.

Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (IKFR) merupakan bagian dalam bidang kedokteran berkenan dengan diagnosis, evaluasi, dan penatalaksanaan pasien yang mengalami disfungsi dan disabilitas fisik. Untuk persiapan pembentukan prodi ini telah lama dicanangkan, ini menjadi penting mengingat kebutuhan akan dokter spesialis masih tergolong cukup rendah dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia.

Terkait:  Rektor Unhas Jadi Narasumber Seminar Nasional Bahas Upaya Ketahanan Iklim

Setelah sambutan secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Fakultas Kedokteran Unhas terkait prodi yang akan dihadirkan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 16. 00 Wita (*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa