Brunch Talk Edisi #100 : Serba-Serbi UTBK Unhas

Seri Brunch Talk Edisi #100 kembali dihadirkan oleh Direktorat Komunikasi Universitas Hasanuddin. Untuk edisi kali ini tema yang dibahas adalah “Sudah siap jadi Mahasiswa Unhas?: Serba-serbi UTBK unhas”. Kegiatan ditayangkan secara live melalui instagram @hasanuddin_univ, pukul 15.00 Wita, Jumat (23/4).

Hadir sebagai narasumber Dr. Eng. Wardi, S.T., M.Eng selaku Koordinator Pelaksanaan Pusat UTBK Unhas. Wardi menjelaskan secara umum mengenai proses pelaksanaan UTBK 2021 di Universitas Hasanuddin.

Proses Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Pandemi menyerang bersamaan dengan persiapan proses pelaksanaan UTBK 2020, sehingga segala prosedur diubah oleh tim pelaksana. Sebelumnya, peserta akan memilih dua mata ujian dan bisa mengikuti dua kali ujian. Namun, diubah dengan hanya ada satu mata uji dan satu kali melaksanakan ujian.

Wardi menjelaskan pelaksanaan UTBK 2021 kembali ke prosedur awal, yaitu memberikan pilihan dua mata uji kemampuan Sosial Humaniora (Soshum) dan Sains dan Teknologi (Saintek), serta penambahan kelompok campuran (Soshum dan Saintek). Peserta akan mengerjakan Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Potensi Akademik (TPA) Saintek dan TPA Soshum.

Pelaksanaan UTBK SBMPTN gelombang pertama telah dilakukan sejak tanggal 12-18 April dan akan dilanjutkan gelombaang kedua pada tanggal 26-30 April. Selama pelaksanaan UTBK, ada beberapa hal yang penting terkait kesiapan peserta, yang perlu menjadi perhatian mendatang.

“Banyak peserta datang tidak membawa dokumen lengkap yang dibutuhkan. Banyak juga peserta yang terlambat tiba di lokasi ujian padahal sebaiknya sehari seblumnya mereka sudah tahu lokasi ujiannya. Ini akan merusak konsetrasi peserta ujian sehingga tidak maksimal mengerjakan soal,” jelas Dr. Wardi.

Sebagai evaluasi sistem dan pengawasan dari beberapa kendala yang telah dialami pada pelaksaan UTBK gelombang pertama, panitia Pelaksanaan UTBK Unhas akan memaksimalkan kelancaran ujian dengan menambah alat metal detektor sebanyak 36 buah yang akan di pasang di setiap ruang ujian.

Terkait:  Unhas dan Australia Indonesia Center Bahas Peningkatan Proyek Riset Sulsel

Kegiatan yang dipandu oleh Andre Robinson Teko (Student Volunteer Unhas) sebagai moderator diikuti kurang lebih 50 peserta berlangsung lancar hingga pukul 16.00 Wita.(*/dhs)

Editor: Ishaq Rahman, AMIPR

Leave a Reply

Kabar Fakultas

Kerja Sama

Berita Mahasiswa