Mahasiswa UNHAS Juara di Indonesian Varsity English Debate 2017 

fb_img_1516395530785

Tim Hasanuddin English Debate Society (HEDS) berhasil meraih Juara pertama  Novice Category dalam kompetisi debat tingkat nasional Indonesian Varsity English Debate (IVED) 2017 di Universitas Sanatha Dharma, 13-17 Januari kemarin.

Kompetisi ini diikuti 46 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indoensia. Beberapa diantaranya seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah mada, Universitas Pelita Harapan, Universitas Bina Nusantara, Perguruan Tinggi Teknokrat, serta Institut Teknologi Bandung.

Khairulbariyah yang merupakan Mahasiswi S1 Departemen Ilmu Komunikasi, FISIP, adalah salah satu tim Hasanuddin English Debate Society. Ia mengatakan  bahwa UNHAS mengirimkan dua tim dalam kompetisi ini. Tim pertama beranggotakan Alifah Ummu Zakiyah dari Jurusan Manajemen FE dan Nabila Arfin dari Jurusan Ilmu Pendidikan Dokter FK. Tim kedua terdiri dari Nurul Titania (HI), Firmansyah Walenna (FE), dan Surya Alif (FT). Hanya saja, tim pertama yang berhasil masuk babak final. Sementara satu tim UNHAS lainnya terpaksa harus menghentikan langkah mereka di babak semi final melawan tim UNHAS pertama.

Khairulbariyah menyampaikan dalam kompetisi itu mereka harus melalui serangkaian seleksi yang cukup ketat. Dia dan tim harus melalui enam tahap pra-eliminasi , perempat final, semi-final, dan final hingga mengalahkan tim debat dari Universitas Padjajaran dan meraih gelar juara.

“Dalam kompetisi kemarin kami berkompetisi dengan berbagai tema seperti hukum, ekonomi, sosial, agama, hubungan internasional, dan isu-isi terkini,” jelasnya.

Prestasi yang diraih tim Hasanuddin English Debate Society dalam kompetisi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi mereka. Pasalnya, ini kali pertama UNHAS dapat meraih tittle Champion  setelah sebelumnya kalah di babak final melawan tim debat dari ITB

Keberhasilan yang diraih, kata dia, tidak lepas dari usaha dan latihan secara intensif yang dilakukan selama 2 bulan terakhir. Hampir setiap hari selama bulan Desember 2016 lalu, mereka berlatih debat bahasa Inggris bersama dengan sesama anggota HEDS dan alumninya.

“Kami latihan berdebat dengan berbagai macam mosi dan berbagi informasi terkait isu-isu terkini. Hampir setiap malam kami selalu bersama demi mendapatkan waktu yang lebih banyak untuk latihan” tutur Khairulbariyah.

Andriano Panca Sumule, salah satu pelatih HEDS mengatakan bahwa tim-tim yang terpilih mewakili HEDS dalam IVED merupakan tim yang diperoleh dari seleksi ketat kepada seluruh anggota. Mereka diseleksi melalui satu ronde debat dan satu sesi wawancara.

“Dari 2 tahap seleksi ini dipilih 6 orang dengan skor tertinggi untuk mewakili HEDS di IVED,” terangnya.

Andri mengaku bangga, tim-tim yang dikirimkan dalam IVED dapat tampil secara maksimal. Bahkan bisa menyabet gelar juara di kompetisi itu. Dia pun berharap kedepan tim-tim debat Bahasa Inggris HEDS mampu terus mengukir prestasi dalam berbagai kejuaraan tingkat nasional dan internasional.