World Bank Consultant: Kampus Harus Depankan Tacit Knowledge

Dr. Ronny Adhikarya saat menyampaikan materi kuliah umum terkait Communipreneurs di Aula Prof. Syukur Abdullah FISIP Unhas, 15 April 2015

Rabu, 15 April 2015 17:10

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR–Untuk menghasilkan alumni yang berkualitas, sebuah kampus harus mengubah paradigma pendidikan yang mengutamakan “Tacit Knowledge”, tidak hanya sekadar transfer “Explicit Knowledge”.

Hal tersebut disampaikan World Bank Communication Consultant, Dr Ronny Adhykarya saat menjadi pembicara dalam kuliah umum yang digelar Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi Unhas di Aula Prof Syukur Abdullah, Fisip-Unhas, Rabu (15/4/2015).

“Tacit Knowledge merupakan ilmu yang diberikan kepada seseorang, diluar dari apa yang dengan mudah orang dapatkan. Tacit knowledge dapat diberikan melalui pengalaman-pengalaman yang tidak semua orang dapatkan,”kata mantan wartawan Indonesia Raya ini.

Sedangkan, Explicit Knowledge adalah pengetahuan yang dapat diperoleh seseorang dengan mudah baik di buku teks maupun internet.

Oleh karena itu, untuk bisa menawarkan hal yang berbeda kepada mahasiswa, perguruan tinggi harus menjadi keunggulannya sendiri yang tidak diberikan oleh perguruan tinggi lain.