Unhas-PT Charoen Pokphand Resmikan Kandang Ayam Berteknologi Tinggi

9 Mar 2018 , admin00 Akademik

Dirjen Penguatan Inovasi Kemristek Dikti menandatangani prasasti peresmian Kandang Ayam Closed House System, disaksikan oleh Rektor Unhas dan jajaran, serta pimpinan PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk.

Kerja sama antara Universitas Hasanuddin dan PT Charoen Pokphand Tbk telah berjalan sejak tahun 2014 lalu. Kerja sama itu kemudian ditingkatkan dengan MoU pendirian kandang ayam dengan sistem tertutup atau closed house system.

Dalam kerja sama ini, Unhas menyediakan lahan yang terletak di bagian belakang kampus Unhas Tamalanrea. Selanjutnya, pihak PT Choroen Pokphand membangun fasilitas kandang, perlengkapan, dan teknologinya yang bernilai kurang lebih dua milyar.

Kini, kandang yang dibangun dari kerja sama tersebut telah kelar. Hari ini, Senin ( 9/3-2018) pagi, tepat pukul 09.00 WITA, Unhas, PT Choroen Pokphand, beserta Kemenristekdikti melangsungkan peresmian hibah kandang ayam closed house system itu di aula Prof. Dr. Fachruddin, Gedung Pasca Sarjana Unhas.

Acara peresmian kandang ayam ini dihadiri langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, Presiden Direktur PT. Charoen Pokphand Indonesia, Dr. (HC) Drs. Thomas Effendy, MBA, dan President CP Eastern Area Mr. Peraphon Prayooravong, DVM., MBA, Direktur Jenderal Penguatan Inovasi, Dr. Ir. Jumain Appe, M.Si yang mewakili Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, serta Ketua Dewan Riset Nasional, Dr. Ir. Bambang Setiadi, IPU.

Kegiatan peresmian kandang ayam dengan sistem teknologi peternakan ini juga dihadiri pihak kepala dinas terkait Sulawesi Selatan, pimpinan fakultas, dan lembaga yang ada di lingkungan Unhas. Dalam kegiatan ini berlangsung beberapa agenda acara, di antaranya sambutan-sambutan, pemutaran video historikal kerja sama, peresmian kandang dengan penandatanganan prasasti, persentasi kandang sistem tertutup, dan kunjungan langsung ke lokasi kandang dengan bangunan berukuran panjang 120 meter dan lebar 12 meter.

Dalam sambutannya, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan bahwa kerja sama Unhas dengan PT Choroen Pokphand ini sejalan dengan sasaran strategis Unhas menjadi perguruan tinggi yang menghasilkan alumni yang menggerakkan kegiatan ekonomi dan industri. Kerja sama ini akan menjadi wadah bagi para dosen dan mahasiswa dalam melakukan penelitian, dan mengembangkan tema-tema riset untuk melahirkan inovasi dan mengembangkan dunia industri peternakan. "Saya berharap dalam beberapa tahun kedepan alumni-alumni kita menjadi peternak-peternak handal, yang tidak hanya memiliki pengetahuan inovatif, tapi juga punya jiwa bisnis karena diikutkan dalam sistem kandang closed house ini," ujar Prof Dwia.

Sementara itu, Presiden Direktur PT. Charoen Pokphand Indonesia, Dr. (HC) Drs. Thomas Effendy, MBA, mengatakan, melalui kerja sama pembangunan kandang berteknologi ini, pihak industri peternakan bisa mendapatkan input dan feedback yang berguna meningkatkan daya saing industri. Input dan feedback itu dapat berupa hasil-hasil riset yang inovatif.

Jika daya saing industri nasional meningkat, menurut Effendy, kebutuhan masyarakat akan pangan, khususnya protein hewani bisa terpenuhi dengan baik. Dan, untuk memulainya, kita harus mengembangkan teknologi pembibitan, breeding, pakan dan pemeliharaan. " Mari kita sama-sama meningkatkan daya saing itu. Yang sudah kita lakukan selain memberikan hibah kandang closed house, kami juga memberikan beasiswa kepada 285 orang di 13 perguruan tinggi, " kata Effendy.

Effendy menambahkan, pembangunan kandang ini merupakan bentuk transfer teknologi dunia industri ke perguruan tinggi. Kerja sama pembangunan kandang sistem tertutup ini baru dilakukan di tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Diponegoro, Universitas Jenderal Soedirman,dan Universitas Hasanuddin.

Sejalan dengan itu, Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti Dr. Ir. Jumain Appe, M.Si mengatakan bahwa kerja sama Unhas dan PT Choroen Pokphand tersebut merupakan bentuk realisasi dari pelaksanaan tri darma pendidikan yang sangat penting. Perguruan tinggi, khususnya Unhas, bisa menjadi agent of economic development. " Kita ingin apa yg dihasilkan dari kerja sama ini bisa berkualitas dan berdampak ke masyarakat," kata Dirjen Jumain Appe.

Dirjen Penguatan Inovasi tersebut menambahkan, melalui hibah kandang closed house ini luaran mahasiswa yg dihasilkan bisa siap bekerja di industri. "Kami dari Dirjen Inovasi yang pertama kali kami usulkan setiap perguruan tinggi kedepan memiliki teaching industry, teaching farm, atau sesuatu pembelajaran yang berbasis industri supaya proses pengembangan mahasiswa, penelitian, dan pengabdian masyarakat dapat berjalan lebih baik," tambahnya.

Acara peresmian hibah kandang closed house ini dilakukan oleh Dirjen Jumain Appe dengan menandatangani sebuah prasasti yang diramaikan degan pemukulan gendang dan tiupan seruling. Kegiatan peresmian ini tampak meriah. Para pimpinan, pejabat, dan petinggi kampus yang ikut menyaksikan momen penandatanganan tersebut terlihat berbahagia dan memberikan aplaus sebagai tanda diresmikannnya kandang ayam dengan sistem tertutup.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke lokasi kandang oleh Rektor Unhas, Presiden Direktur PT. Charoen Pokphand Indonesia, President CP Eastern Area Mr. Peraphon Prayooravong beserta tim, dan Ketua Dewan Riset Nasional. Dalam kunjungan itu, para pimpinan tersebut melakukan sejumlah pengamatan kedalam kandang yang di dalamnya sudah terdapat 20 ribu anak ayam.

Kandang ayam ini dilengkapi dengan fasilitas teknologi, sehingga diharapkan menjadi salah satu center of excelence yang dimiliki oleh Unhas untuk melakukan inovasi dan pengembangan peternakan ayam. (Laporan Hidayat Doe, Humas Unhas).


 

Baca juga :