Unhas Loloskan Tujuh Proposal Kegiatan Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia 2020

30 Jul 2020 , admin-02 Akademik

Universitas Hasanuddin ditunjuk sebagai salah satu perguruan tinggi pelaksana Program Kegiatan Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI) Tahun 2020.  Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Nomor 18/E2/KM/2020 tertanggal 29 Juli 2020.
 
Program KBMI oleh Direktorat Belmawa Ditjen Dikti merupakan upaya untuk mendorong tumbuhnya calon pengusaha muda di perguruan tinggi.  Hal ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sebelumnya bernama Program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia yang telah diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya.
 
Program KBMI diharapkan dapat menghasilkan karya kreatif dan inovatif dalam membuka peluang bisnis mahasiswa. Program KBMI sekaligus menjadi salah satu bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Mahasiswa diberi kesempatan melaksanakan pembelajaran di luar prodi atau perguruan tinggi dalam bentuk praktek wirausaha yang jika dimungkinkan dapat dikonversi dalam bentuk SKS pembelajaran yang sesuai.
 
Universitas Hasanuddin berhasil meloloskan 7 (tujuh) proposal kewirausahaan mahasiswa. Sebelumnya, bidang kemahasiswaan Unhas mengusulkan 10 proposal untuk mengikuti program KBMI 2020 ini.
 
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhas, Prof. Dr. drg. Arsunan Arsin, M.Kes, menyambut gembira hasil yang dicapai.  Hal ini merupakan kebanggaan tersendiri, sebab persaingan diantara perguruan tinggi cukup ketat.
 
“Alhamdulillah, hal yang menggembirakan kita semua adalah iklim kompetitif, inovatif dan kreatifitas di kalangan mahasiswa Unhas cukup membanggakan. Ini bisa kita lihat dari setiap even yang dilaksanakan oleh Direktorat Belmawa Kemendikbud, mahasiswa kita selalu ada dalam daftar nominasi, bahkan dalam daftar pemenang medali, baik di tingkat lokal maupun nasional,” kata Arsunan.
 
Bidang kemahasiswaan Unhas melaksanakan berbagai pendekatan untuk mendorong aktualisasi minat dan bakat mahasiswa.  Strategi yang dikembangkan berlangsung secara berjenjang, mulai dari tingkat program studi hingga tingkat universitas.
 
“Kondisi dan iklim kompetitif ini tidak terjadi serta-merta, tapi melalui perencanaan dan program yang terencana disertai dukungan penuh semua pihak, khususnya dukungan segenap pimpinan baik di program studi, fakultas maupun di tingkat universitas,” jelas Arsunan.
 
Sesuai mandat Ditbelmawa Ditjen Dikti, sebagai perguruan tinggi pelaksana program KBMI Tahun 2020, Unhas akan membuat perencanaan program KBMI, melakukan sosialisasi, pendampingan terhadap mahasiswa yang proposalnya diterima, memfasilitasi sarana dan prasarana untuk suksesnya program KBMI, dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program.(*/ir)
 
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :