Unhas Gelar Webinar Kontribusi Sosiologi dalam Ketahanan Keluarga Era Covid-19

25 Nov 2020 , admin-02 Akademik

Tangkapan layar Dekan Fisip Unhas (Prof. Dr. Armin, M.Si) menyampaikan sambutannya dalam webinar Departemen Sosiologi Fisip Unhas, Rabu (25/11).

Universitas Hasanuddin melalui Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) wilayah Sulawesi Selatan dan Ikatan Sosisologi Indonesia (ISI) menyelenggarakan webinar dengan tema "Kontribusi Sosiologi Dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19". Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (25/11).

Hadir sebagai narasumber Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel (Abdul Hayat Gani), Kepala Prodi S3 Sosiologi Fisip Unhas (Prof. Dr. M. Tahir Kasnawi, SU), Kepala BKKBN Provinsi Sulsel (Dra. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd) dan Dosen Departemen Sosiologi Fisip Unhas (Drs. Muh. Iqbal Latief, M.S).

Mengawali kegiatan, Ketua Departemen Sosiologi Unhas (Drs. Hasbi, M.Si.) menjelaskan webinar diselenggarakan sebagai respon terhadap kondisi adaptasi baru pasca pandemi Covid-19. Melalui kegiatan ini diharapkan makin meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menghadapi situasi saat ini.

"Kegiatan ini juga bertujuan mempromosikan prodi yang ada di Departemen Sosiologi. Kami sedang membahas rencana pembukaan prodi Ilmu Kependudukan sebagai implementasi kerjasama dengan BKKBN Sulsel," jelas Hasbi.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fisip Unhas Prof. Dr. Armin, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat tepat untuk didiskusikan bersama sebagai bentuk kontribusi dalam membantu masyarakat memasuki dan melewati era normal baru.

Lebih lanjut, Prof Armin menuturkan Departemen Sosiologi perlu memberikan kontribusi pemikiran guna meningkatkan ketahanan keluarga ditengah pandemi, mengingat era pandemi tidak pernah diprediksi akan terjadi. Dibutuhkan pemikiran bersama serta masukan guna menguatkan masyarakat beradaptasi dalam era new normal.

Kegiatan resmi dibuka oleh Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. Dalam sambutannya beliau menyebutkan kegiatan tersebut bagian dari kontribusi nyata dalam membantu permasalahan bangsa.

Sosiologi sebagai suatu ilmu multiparadigma sangat strategis dalam memberikan masukan dalam persoalan kemasyarakatan. Pandangan seorang sosiolog juga berperan penting pada masa era normal baru. Hal ini terjadi mengingat adanya perubahan perilaku masyarakat. Selain itu, sosiologi juga berbicara tentang kelembagaan termasuk lembaga terkecil dalam masyarakat yakni keluarga.

"Keluarga memiliki peran besar dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru. Jika kita ingin semuanya berjalan dengan baik, lembaga keluarga harus kuat, tidak hanya berpatokan pada sanksi dan regulasi. Namun, kesadaran dari masyarakat melalui peran keluarga juga menjadi indikator," jelas Prof Dwia.

Lebih lanjut, Prof Dwia menuturkan lembaga keluarga juga berkontribusi dalam ketahanan ekonomi Indonesia. Untuk mengokohkan ketahanan ekonomi, keluarga memiliki andil dalam menegakkan hal tersebut.

"Masing-masing keluarga harus kuat, karena kita tidak tahu vaksin dapat ditemukan dan digunakan. Semua berawal dari keluarga, jika keluarga kokoh, maka era new normal bisa kita lalui dengan baik," tutup Prof Dwia.

Usai pembukaan secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber yang hadir. Kegiatan dengan jumlah peserta 350 berlangsung lancar hingga pukul 16.00 Wita.(*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :