Unhas Gelar Seminar Akhir Bahas Hasil Pendampingan Ekonomi Daerah Pascabencana

30 Nov 2020 , admin-02 Akademik

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unhas (Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D) menghadiri seminar akhir dalam rangka membahas hasil pendampingan Ekonomi Daerah Pascabencana, Senin (30/11).

Universitas Hasanuddin melalui Pusat Penelitian Pengembangan (Puslitbang) Studi Kebencanaan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan seminar akhir guna membahas hasil pendampingan ekonomi di daerah pascabencana wilayah Sulsel. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 Wita secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Hotel Aston, Jln. Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (30/11).

Mengawali kegiatan, Muhammad Agung Ady Mangilep selaku koordinator Tim Pendampingan Ekonomi pascabencana Unhas menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini telah disalurkan dana sebesar 1 milyar rupiah dalam bentuk barang untuk membantu pemulihan ekonomi pascabencana di 3 kabupaten yakni Gowa, Soppeng, dan Wajo. Bantuan ini ditujukan untuk beberapa kelompok petani dan nelayan yang terdampak bencana.

"Kami sangat berterima kasih kepada BNPB yang bekerja sama dengan Unhas atas pemberian bantuan. Tentunya tidak lupa ucapan yang sama kepada dinas terkait di Kabupaten dan kelompok-kelompok usaha sebagai mitra yang luar biasa. Harapannya, tahun berikut kelanjutan kegiatan ini dapat lebih maksimal dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana," jelas Agung.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Zubair mewakili Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulsel menyampaikan bahwa pemerintah provinsi terus memastikan penanganan pascabencana berjalan baik. Untuk itu, dikerahkan seluruh sektor guna membantu pemulihan bagi korban terdampak, salah satunya dengan melibatkan Perguruan Tinggi.

"Ketangguhan kita dalam bencana bukan hanya pada saat masa siaga dan darurat, tapi juga proses pemulihan masyarakat pascabencana. Jika tidak dilakukan, maka dampak-dampak seperti kemiskinan akan semakin parah.  Untuk itu, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Bantuan ini akan terus dievaluasi dan dilakukan monitoring," sambung Zubair.

Mewakili pimpinan Universitas, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., menyampaikan apresiasi Unhas atas kegiatan kerjasama tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari tridarma Perguruan Tinggi.

Lebih lanjut, Prof Nasrum juga menuturkan kegiatan BNPB dan Unhas memberikan stimulan yang sangat bermanfaat. Harapannya kegiatan bisa dimanfaatkan dan produk yang dihasilkan bisa dikembangkan dan bersaing di pasaran.

Dalam kegiatan ini, dipaparkan hasil akhir pendampingan ekonomi pascabencana, termasuk hasil-hasil kajian selama dua bulan di awal kegiatan mengenai analisis penentuan lokasi dan subsektor yang menjadi prioritas bantuan pada tiga kabupaten. Salah satunya adalah usaha prioritas yang didampingi, misalnya subsektor perikanan di Wajo, subsektor UMKM dan Perikanan di Soppeng serta pertanian di Gowa.

Untuk kegiatan di tahun berikutnya akan difokuskan kepada pengembangan usaha, kualitas produk usaha, serta penguatan peran dan kerjasama antar stakeholders terkait di setiap kabupaten guna mendukung pengembangan ekonomi masyarakat pascabencana yang telah diberi stimulan.(*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :