Unhas Gandeng PT. Megah Mamminasata Bangun Perumahan Dosen Baru

29 Apr 2016 , Ahmad Bahar Kerjasama

Penandatanganan MOU antara Unhas dengan PT. Megah Mamminasata untuk Bangun Perumahan Dosen Baru

Universitas Hasanuddin berencana akan membangun lagi kompleks perumahan dosen baru.  Penandatanganan nota kesepahaman (MOU) dilakukan  langsung oleh Rektor Unhas Prof.Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA dengan pihak pengembang di Gedung Rektorat Unhas, Kamis (28/4) sore.  Kompleks dosen baru tersebut rencananya akan dibangun dengan memanfaatkan lahan di Moncong Loe, Kabupaten Maros, tidak jauh dari Gedung Politeknik Negeri Makassar, yang berada di belakang kompleks perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP).  Dalam membangun kompleks perumahan tersebut, Unhas menggandeng PT. Megah Mamminasata selaku pengembang.

Direktur PT Megah Mamminasata, Simon Rahman, menyampaiakan bahwa untuk Cluster I akan dibangun 120 unit di atas lahan sekitar 2,5 hektar dengan tiga tipe bangunan sesuai dengan permintaan Unhas.  Menurut Rahman, lahan perusahaannya di Moncong Loe tersebut masih cukup luas. “Untuk tahun ini, kami dibangun baru satu cluster, tetapi lahan di sana masih cukup luas, bisa dibangun beberapa cluster lagi,” ungkapnya.

Rahman juga menjamin rumah yang akan dibangun nantinya sudah memiliki sertifikat induk sesuai dengan permintaan Unhas. Ia juga berjanji akan membangun kompleks ini dengan baik. “Melihat keseriusan Ibu Rektor, kami  juga berjanji akan membangun kompleks perumahan ini dengan baik.  Apalagi Ibu Rektor telah mengunjungi langsung lokasi berpanas-panas, jalan di atas lahan yang masih becek,” kata Rahman.

Rektor Unhas sendiri mengharapkan perumahan yang dibangun nantinya sudah memiliki sertifikat tanah hak milik. “ini untuk tidak mengulangi kasus perumahan dosen di Tamalanrea yang menyebabkan dosen cemas bermukim di perumahan tersebut karena tanahnya masih berstatus tanah negara. Untungnya sekarang sudah selesai,” ujar Dwia.

Rektor Unhas juga menginginkan agar kompleks perumahan tersebut bisa menjadi contoh bagi kompleks perumahan yang ada di wilayah Mamminasata dalam hal pengelolaan lingkungan.  Keinginan Unhas tersebut didasarkan pada tulisan tangan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengharapkan Unhas menjadi Green University. “Karena itu, saya ingin kompleks perumahan kita nantinya dinamai Megah Green Community Village,” kata Dwia yang disambut apalus jajaran pimpinan Unhas, para dekan dan pimpinan Bank BNI yang hadir.

Sebagai konsekuensi dari nama tersebut, lanjut Dwia, tentu kompleks perumahan tersebut harus punya tempat pengolahan limbah sendiri, lampu-lampu jalan yang menggunakan sel surya, dan tentu kesempatan juga bagi Unhas untuk menguji coba hasil-hasil pengembangan teknologi di situ, seperti penggunaan pintu gerbang yang menggunakan password misalnya.  “Kita bisa mencoba berinovasi di situ. Silahkan berkreasi,” jelas Rektor seraya mengharapkan Sekretaris Universitas agar memperhatikan hal-hal tersebut dalam proses pembangunan nantinya.  (ab

Baca juga :