Unhas dan UMB Palopo Kerjasama Pembukaan Program Magister dan Doktor

10 Nov 2020 , admin-02 Akademik

Penandatangan perjanjian antara Rektor UMB Palopo (Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si.,Apt.,M.Kes) bersama Dekan FKM Unhas (Dr. Aminuddin Syam, SKM., M.Kes., M.Med.Ed), Selasa (10/11).

Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Universitas Mega Buana (UMB) Palopo, sepakat kerja sama untuk pembukaan Kelas Program Magister dan Doktor. Kesepakatan ini tertuang dalam penandatangan perjanjian antara Rektor UMB Palopo (Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si.,Apt.,M.Kes) bersama Dekan FKM Unhas (Dr. Aminuddin Syam, SKM., M.Kes., M.Med.Ed). Kegiatan berlangsung di ruang kerja Dekan FKM Unhas, Selasa (10/11).

Rektor UMB Palopo, Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si.,Apt.,M.Kes., menjelaskan bahwa UMB sebelum berubah status dari institut menjadi universitas telah seringkali melakukan kerjasama dengan FKM Unhas.

Kesepakatan ini dalam upaya peningkatan kerja sama berbagai bidang, misalnya studi banding pengelolaan pendidikan tinggi kesehatan masyarakat, peningkatan kerja sama dalam bidang penelitian bagi dosen, hingga peningkatan kerja sama bidang pengabdian kepada masyarakat yang relevan bagi perguruan tinggi.

"Peningkatan kerja sama ini juga dimaksudkan dalam memaksimalkan publikasi ilmiah, peningkatan kerja sama dalam akses fasilitas perpustakaan antar perguruan tinggi dan kerja sama lain yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak untuk penguatan program studi," jelas Nilawati.

Dekan FKM Unhas, Dr. Aminuddin Syam, SKM., M.Kes, M.Med.Ed., menyambut baik ajakan bermitra tersebut. FKM Unhas memiliki cukup banyak pengalaman dengan berbagai institusi pendidikan maupun lembaga pemerintahan yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas, pendampingan, pelatihan dan berbagai bentuk kerja sama lainnya.

"Sebagai pembina institusi kesehatan masyarakat, terutama di Indonesia bagian Timur, FKM Unhas memiliki tanggung jawab tersebut. Berkaitan dengan pengembangan kapasitas SDM, sangat memungkinkan untuk membuka kelas kerja sama misalnya bagi staf dosen yang masih S1, kita dorong untuk lanjut program magister atau mereka yang sudah master, mereka dapat lanjut untuk mengambil program doktor," jelas Dr. Aminuddin.

Kerja sama ini terutama berkaitan dengan peningkatan penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat dan Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.(*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :