Unhas dan KSP Gelar Talk Show Enterpreneurs Wanted!

31 Oct 2017 , admin00 Kerjasama

Para nara sumber dalam event Enterpreneurship Wanted! yang digelar oleh Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Kantor Staf Kepresidenan, Selasa, 31 Oktober 2017

Data statistik menunjukkan, jumlah pengusaha di Indonesia masih terbilang sedikit jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Persentase wirausahawan dibandingkan jumlah penduduk Indonesia baru mencapai 3,1 persen. Persentase ini kalah tertinggal dengan Malaysia yang mencapai 5 persen atau bahkan Singapura yang sudah mencapai 7 persen dari jumlah penduduknya.

Rendahnya jumlah pelaku usaha di tanah air salah satunya disebabkan oleh kurangnya minat kalangan anak-anak muda untuk terjun dalam dunia kewirausahawaan. Sementara sektor wirausaha dalam perekonomian Indonesia itu penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Berangkat dari pemikiran tersebut, Universitas Hasanuddin bersama Kantor Staf Presiden (KSP) dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk “Entrepreneurs Wanted! Wirausahawan Terbaik Berbagi untuk Penerus Republik” di Auditorium Prof Amiruddin Fakultas Kedokteran Unhas, Selasa (31/10/2017).

Seminar wirausaha ini menghadirkan narasumber dari pelaku usaha start up yang sukses menjalankan bisnisnya, yakni Irvan Helmi, perintis atau Co Founder Anomali Coffee dan Monica Oudang, Chief Human Resource Officer Go-Jek Indonesia.

Kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa ini disambut langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. Dalam pidato sambutannya, Profesor Dwia berharap seminar ini dapat menarik perhatian mahasiswa Unhas untuk memulai dan mengembangkan bisnis, sehingga kedepannya tidak susah-susah mencari kerja tetapi menyediakan lapangan kerja. “Kegiatan ini diadakan untuk mencari bibit-bibit entrepeneur yang kelak bisa menyediakan lapangan kerja,” ujar Rektor Dwia.

Hal serupa diungkapkan oleh Staf Ahli Kemristekdikti Bidang Infrastruktur, Ir. Hari Purwanto, M.Sc., DIC dalam sambutannya. Hari mengatakan bahwa mahasiswa sudah saatnya meninggalkan mentalitas karyawan atau pencari kerja tetapi memiliki mindset untuk membuat lapangan pekerjaan bagi orang lain. “Mahasiswa jangan berpikir jadi karyawan, tapi jadilah pembuat lapangan kerja,” kata Hari Purwanto.

Deputi III Kantor Staf Kepresidenan, Denni P. Purbasari dalam pidatonya mengatakan, kegiatan seminar entrepreneur ini merupakan bagian dari agenda prioritas pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla untuk mendorong dan memajukan sektor ekonomi kreatif di Indonesia, dimana sektor ini berpotensi besar meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan ekonomi.(*) Laporan: Hidayat Doe

Baca juga :