Unhas dan Kemenhub RI Kerja Sama Pengembangan Transportasi Ibu Kota Baru

26 Feb 2020 , admin-02 Akademik

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unhas (Prof. Dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D) mewakili Rektor Unhas dalam penandatanganan MoU, Rabu (26/02).

Universitas Hasanuddin bersama Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementrian Perhubungan Republik Indonesia menyepakati kerjasama dalam bidang pengembangan transportasi untuk ibu kota baru Indonesia. 
 
Kerja sama ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Rektor Unhas diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unhas (Prof. Dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D) dan Balitbang Kementerian Perhubungan RI (Ir. Umiyatun Hayati Triastuti, M. Sc). Acara penandatanganan berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (26/02). 
 
Prof. Nasrum Massi menjelaskan bahwa penandatanganan kesepakatan kerjasama tersebut bertujuan untuk melibatkan lembaga perguruan tinggi dalam meningkatkan infrastruktur khususnya bidang transportasi terhadap calon ibu kota baru Indonesia.
 
“Implementasi dari kesepakatan kerja sama ini berfokus pada koneksivitas, aksesibilitas, kinerja pelayanan serta keselamatan dan keamanan mutu transportasi yang melibatkan beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia termasuk Unhas,” kata Prof. Nasrum.
 
Dalam kesempatan tersebut, ada beberapa Perguruan Tinggi lain yang dilibatkan. Setiap Perguruan Tinggi yang terlibat masing-masing memberikan rancangan kerja mereka yang berhubungan dengan implementasi kerja sama. Untuk Unhas sendiri, dalam lima tahun masa berlakunya kerja sama tersebut memberikan beberapa rancangan kegiatan seperti desain kapal tongkang barge, power plan, breakwater dan dermaga apung, kepelabuhan, pariwisata di KTI serta pengoperasian bus air. 
 
“Untuk sementara  rencana kerja yang ditawarkan Unhas hanya melibatkan Fakultas Teknik. Kedepan, melalui kerja sama ini kita harapkan Unhas bisa mengambil peran lebih banyak mengingat banyaknya riset kita. Sehingga, ini menjadi awal yang baik untuk mengakselerasi hasil riset dengan pengembangan infrastruktur yang akan dilakukan," tutup Prof. Nasrum.(*)
 
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :