Unhas Alokasikan Anggaran untuk UMKM dan Masyarakat Pesisir

28 Nov 2019 , adminuniversitas Akademik

Peresmian Institute of Microfinance Universitas Hasanuddin, sebagai salah satu wujud komitmen Unhas sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memperhatikan usaha mikro, kecil, dan menengah.(Foto: Humas Unhas)

Universitas Hasanuddin melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) mengambil inisiatif untuk mendukung dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Makassar.  Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi tanggung jawab Unhas sebagai perguruan tinggi berbadan hukum.

Pada tahun 2019 ini, Unhas telah mengalokasikan anggaran hibah mencapai Rp. 700 juta untuk pelatihan dan pendampingan kepada calon pelaku UMKM.  Target UMKM yang akan didampingi dengan bantuan ini mencapai 90 unit usaha, tersebar di berbagai kecamatan di Kota Makassar.
Sesuai rencana strategis, Unhas berkomitmen melanjutkan pendampingan dan pemberian bantuan untuk UMKM ini, dimana hal ini bermaksud memberdayakan UMKM yang telah ada, sekaligus mempersiapkan calon pengusaha yang akan memasuki sektor ini.

Masyarakat Pesisir

Selain bantuan untuk pendampingan UMKM, LP2M Unhas juga menyiapkan dana pengabdian masyarakat senilai 19 milyar untuk mendukung 147 kegiatan pada pemberdayaan UMKM di wilayah pesisir dan teresterial.  Sebagai diketahui, Unhas melalui LPPM menyiapkan tiga skema Pengabdian Masyarakat setiap tahuan, yaitu:

- Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM),

- Program Kemitraan Unhas (PK-UH),

- Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK).

Melalui program dan pendanaan tersebut, Unhas ingin mengeksiskan diri sebagai lembaga pendidikan tinggi yang konsisten menjalankan visi mengusung penguatan dan pengembangan Benua Maritim Indonesia.(*/ir)

Editor: Ishaq Rahman, AMIPR

 

Baca juga :