Tak Lulus Mandiri, Ada Kelas Internasional

27 Jul 2016 , humas01 Akademik

Gedung Rektorat Unhas

Universitas Hasanuddin menerima sekitar 2.000 mahasiswa baru melalui Jalur Nonsubsidi (JNS) dan Prestasi Olahraga, Seni, dan Keilmuan (POSK) yang dikenal dengan Jalur Mandiri yang diumumkan 28 Juli 2016 melalui Harian Fajar dan Tribun Timur.

Wakil Rektor I Unhas Prof.Dr.Junaidi, M.Sc menjelaskan jumlah yang diterima itu merupakan hasil penjaringan terhadap pelamar 10.440 orang, yakni 9.715 peserta  JNS dan 735 peserta POSK. 

‘’Memang ada kenaikan pelamar JNS sekitar 1.000 peserta dibandingkan tahun 2015,’’ ujar Junaidi ditemui di ruang kerjanya, Rabu (27/7) siang.

Junaidi mengatakan, jumlah yang diterima 2.000 tersebut merupakan akumulasi sisa kuota yang tidak mendaftar ulang di jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) ditambah kuota Jalur Mandiri yang 30%.

Menurut Junaidi, mereka yang gagal lulus di Jalur Mandiri dapat mendaftar lagi untuk memperebutkan puluhan kursi yang tersedia di Kelas Internasional yang pendaftaran onlinenya berakhir 6 Agustus 2016. Unhas membuka program Kelas Internasional untuk Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan satu program studi dan tiga program studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

‘’Mereka yang tidak lulus di Jalur Mandiri ada peluang mengikuti Kelas Internasional,’’ ujar Junaidi.

Mereka yang boleh mendaftar di Kelas Internasional adalah lulusan tahun 2015 dan 2016. Terbuka peluang juga bagi mereka yang lulus di SNMPTN dan SBMPTN jika ingin beralih program studi. Hanya saja, mereka yang diterima di Kelas Internasional tidak dibenarkan pindah ke kelas reguler. (*).   

 

 

Baca juga :