Stem Cell Jadi Alternatif Masa Depan

29 May 2016 , humas01 Akademik

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu, dan Dirut BPJS Fachmi Idris (kanan) bergambar bersama usai pembukaan Konferensi Stem Cell di Hotel Clarion, Sabtu (28/5). (Foto:mda).

Jika suatu tumor diangkat akan mengalami gangguan, Namun stem cell besar harapan akan dapat menggantikan jaringan yang hilang. Stem cell sekarang jika dimanfaatkan untuk menangani masalah tumor dapat menjadi jalan alternatif masa depan.

‘’Stem cell dapat menjadi alternatif yang terbaik dibandingkan yang lainnya, misalnya dalam menggantikan syaraf yang hilang,’’ kata ilmuwan muda Indonesia lulusan Unhas, dr. Taruna Ikrar, Ph.D. pada Konferensi Internasional Stem Cell di Hotel Clarion Makassar, 28-29 Mei 2016.

Taruna Ikrar dalam presentasinya tampil bersama dengan Dokter Cosphiadilirawan (Jakarta), Moniruddin Chouwdurry, M.D.,MB.Bsc., Ph.D (Malaysia), Rahmawati Minhajat, M.D., Ph.D. (Makassar), dan Rica Tanaka (Tokyo Jepang).

Sementara itu, pada bagian lain, Prof.Dr.dr. Ferry Sandra (Jakarta) dalam presentasinya mengatakan, stem cell secara alamiah ada dalam tubuh manusia. Namun di dalam tubuh manusia itu ada proses stem cell yang secara psikologis, sehingga mampu melahirkan stem cell  yang kemampuannya sangat luar biasa.

‘’Banyak yang menggunakan stem cell untuk melaksanakan terapi seperti di RSCM Jakarta,’’ ujar guru besar Universitas Trisakti Jakarta yang lahir 11 Maret 1973 tersebut.

Menurut lulusan Kyushu University Jepang tersebut, sekarang sudah visa diciptakan stem cell dari suatu sel yang matur Idewasa). Sejak tahun 2005 hingga 2014, kata Ferry Sandra, dilaporkan sudah ada beberapa hasil yang luar biasa dalam pemanfaatan stem cell ini.

Ferry Sandra sendiri pernah menulis tentang penggunaan endroyonic stem cell yang berasal dari inner cell mass. Dia mengatakan, terapi stem cell dapat digunakan untuk penderita gagal jantung.

Konferensi tersebut dibuka oleh Gubernur Sulsel Dr.H.Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si, M.H. yang didampingi Rektor Unhas Prof.Dr.Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A.  (*).

 

 

Baca juga :