SDGs Center Unhas Bahas Dampak Gizi Terhadap Wasting dan Stunting

7 Nov 2020 , admin-02 Akademik

Tangkapan layar pemaparan materi dari salah satu narasumber dalam kegiatan webinar series dua hari SDGs Center Unhas, Sabtu (07/11).

Universitas Hasanuddin melalui Sustainable Development Goals (SDGs) Center bersama Sekolah Pascasarjana membahas analisis tren dan dampak kesehatan gizi khususnya wasting dan stunting di era pandemi Covid-19. Pembahasan ini dijelaskan dalam Webinar Series Dua Hari, yang mengusung tema "Tantangan dan Peluang Pencapaian Target Stunting RPJMN 2024 di Era Pandemi Covid-19".

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming di kanal youtube Sekolah Pascasarjana Unhas, Sabtu (07/11).

Hadir sebagai narasumber yakni Dr. Bayu Krisnamurti (Institut Pertanian Bogor), Tara Ayu (Representasi WHO Indonesia), dan Kristen M. Hurley, MPH., Ph.D (John Hopkins University).

Pemaparan materi awal disampaikan oleh Dr. Bayu Krisnamurti (Institut Pertanian Bogor) yang menjelaskan topik "Ketahanan Pangan dan Gizi-Keluarga (KPG-K), Penurunan Stunting dan SDGs". Dalam materinya, beliau menjelaskan pentingnya ketahanan pangan dan gizi untuk mendukung kehidupan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Menurutnya, untuk pencapaian tujuan SDGs 2 dan 3, maka KPG-K adalah inti dari ketahanan pangan dan gizi nasional yang berpengaruh pada upaya penurunan angka stunting.

Materi lain juga disampaikan oleh Tara Ayu yang secara umum menjelaskan mengenai tren ketahanan pangan pada tingkat global, sekaligus menguraikan supply chain dan perilaku konsumen. Setidaknya, ada tiga rekomendasi yang diberikan oleh Tara untuk upaya penanggulangan permasalahan stunting diantaranya dengan memobilisasi dan memberikan keamanan pada kelompok rentan. Selain itu diupayakan adanya proteksi sosial yang lebih kuat dan melakukan investasi berkelanjutan.

Penyampaian materi ditutup oleh Kristen M. Hurley, MPH., Ph.D (John Hopkins University) yang mengkaji "Severity of Hidden Hunger in the Context of Covid-19 Pandemic" dimana secara umum menjelaskan tentang pentingnya mikronutrisi selama kehamilan, dampak covid-19 pada nutrisi dan layanan ibu hamil, serta panduan global untuk melindungi nutrisi ibu selama Covid-19.

Setelah seluruh narasumber menyampaikan materinya, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan yang dipandu oleh Muhammad Yusri Zamhuri, MA., Ph.D., selaku moderator berlangsung lancar hingga berakhirnya kegiatan pukul 11.00 Wita.(*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :