Prodi Teknologi Pakan Ternak dan Wisata Bahari Unhas Akan Segera Hadir Di Kabupaten Barru

25 Nov 2020 , admin-02 Akademik

Hadir dalam pertemuan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan Unhas, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru serta Wakil Rektor Bidang Akademik Unhas, Rabu (25/11).

Universitas Hasanuddin bersama Pemerintah Kabupaten Barru menggelar pertemuan untuk membahas implementasi naskah kesepahaman terkait pembukaan kelas vokasi Unhas di Kabupaten Barru. Pertemuan berlangsung pukul 14.00 Wita secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Ruang Rapat A, Lt. 4 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Rabu (25/11).

Hadir dalam pertemuan Sekretaris Daerah Kabupaten Barru (Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si) beserta rombongan, diantaranya Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala BPKD Kabupaten Barru.

Dari pihak Unhas, turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik (Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP), Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan (Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil), Direktur Komunikasi (Suharman Hamzah, Ph.D) dan pimpinan unit kerja lainnya.

Mengawali kegiatan, Abustan menjelaskan maksud pertemuan adalah untuk mendiskusikan langkah-langkah yang perlu diambil untuk pembukaan kelas Vokasi Unhas di Barru. Dari pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Barru dapat mempersiapkan dengan baik agar kelas vokasi bisa segera terwujud.

Pada kesempatan yang sama, Prof Restu menjelaskan beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk membuka kelas vokasi ini. Dari sisi kesiapan program studi (prodi), Unhas telah menyusun proposal untuk Prodi Teknoligi Pakan Ternak dan Prodi Wisata Bahari. Dokumen pembukaan prodi telah berjalan sesuai mekanisme yang ada di Unhas sebagai PTN Badan Hukum.

Melanjutkan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Perencanan dan Keuangan, Prof Sumbangan menyampaikan terkait proses pengelolan aset yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi kampus vokasi tersebut. Selain gedung perkuliahan, juga membutuhkan lahan praktikum dan mitra pendukung dalam praktek lapang.

Pada akhir pertemuan, disepakati pembentukan tim teknis lanjutan guna membicarakan secara detail persiapan pembukaan kelas vokasi tersebut, utamanya mengenai kurikulum, sarana dan prasarana dan hal-hal administratif lain yang dibutuhkan.

Pertemuan ini berlangsung lancar dengan mendengarkan saran dan masukan dari kedua pihak hingga pukul 15.30 Wita.(*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :