Pengukuhan Dua Guru Besar Baru Universitas Hasanuddin

22 Aug 2017 , admin00 Akademik

Ketua Senat Akademik, Rektor Unhas, dan Ketua Dewan Professor Unhas bersama dua Guru Besar Unhas yang beru dikukuhkan: Prof. Dr. dr. Anis Irawan, Sp.KK (K), dan Prof. Dr. Andani, MT.

Dalam sambutannya Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu MA menyampaikan selamat atas pengukuhan dua Guru Besar Unhas yang dilaksanakan di Ruang Rapat Senat, Selasa (22/8). Kedua guru besar ini berasal dari disiplin ilmu yang berbeda. Mereka adalah Prof Dr dr H Anis Irawan Anwar SpKK (K) dari Fakultas Kedokteran dan Prof Dr Ir Andani Achmad MT dari Fakultas Teknik.
 
Bagi Dwia meningkatnya jumlah guru besar Unhas merupakan pencapaian yang patut untuk dibanggakan, mengingat hingga saat ini Unhas sudah memiliki 282 guru besar yang aktif. Hal ini pun mencatatkan nama Unhas, sebagai salah satu dari sepuluh universitas yang kualitas dan kuantitas guru besarnya dianggap mumpuni. 
 
Namun baginya, menyandang gelar seorang guru besar pun harus dibarengi dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar lagi. Mengingat masyarakat umum dan civitas akademika mengaharapkan inovasi yang bisa langsung mereka rasakan manfaatnya. 
 
“Selain meningkatkan branding universitas, kedua guru besar ini diharapkan mampu untuk menciptakan lebih banyak inovasi lagi, ekspektasi kita terhadap keahlian masing-masing dibidangnya tentu sangat diharapkan,” tutur Dwia. 
 
Demikian pula yang dirasakan oleh Prof Dr Ir Andani Achmad MT, dosen Jurusan Teknik Elektro ini berharap hasil penelitiannya yang berjudul Pengontrolan Sistem Pembakaran pada Kiln Bahan Baku Padat dengan Menggunakan Mikrokontroller (Divais Mikroelektronika) ini dapat dimanfaatkan dibidang teknologi industry khususnya didunia pertambangan yang mayoritasnya menggunakan bahan baku padat. 
 
Meski berbeda disiplin ilmu, namun hal serupa pun diharapkan oleh  Prof Dr dr H Anis Irawan Anwar SpKK (K). Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin ini, ingin agar hasil penelitiannya yang berjudul Akne Vulgaris : Penyebab, Kompilkasi dan Perkembangan Terapi Terkini ini, tidak dianggap remeh lagi oleh masyarakat. Mengingat AV ini nyatanya berpengaruh bagi kualitas hidup penderitanya. (*)

Baca juga :