Penerimaan dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara Mahasiswa Baru Unhas 2017

14 Aug 2017 , admin00 Seremonial

Ketua Majelis Wali Amanat Unhas, Rektor Unhas, dan Ketua Senat Akademik Unhas, sesaat setelah meluncurkan Hasanuddin Student Journal.

Hari ini, Senin (14/08/2017), Universitas Hasanuddin menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka penyambutan mahasiswa baru 2017 di Gedung Baruga AP Pettarani Makassar.  Acara yang bertajuk Penerimaan dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (P2KBN) Mahasiswa Baru Unhas ini dihadiri oleh Majelis Wali Amanat (MWA), Senat Akademik, Dekan Fakultas dan Sekolah Paska Sarjana, serta pimpinan lembaga di lingkungan Unhas.
 
Kegiatan P2KBN ini diikuti oleh 5.371 mahasiswa baru Unhas yang diterima melalui beberapa jalur, yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tingi Negeri ( SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Jalur Non-Subsidi (JNS) dan Prestasi Olah raga Seni dan Keilmuan (POSK).
 
Untuk jalur SNMPTN tahun 2017, Unhas menerima sebanyak 1.869 orang dari 28.547 calon mahasiswa baru yang mendaftar. Sementara dalam tes SBMPTN, Unhas menjaring 2.027 orang dari 76.637 siswa yang ikut tes. Dan untuk jalur mandiri (JNS dan POSK), Unhas menerima 2.171 orang dari 11.374 siswa yang mendaftar.
 
Dalam sambutannya, Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Palubuhu MA, berpesan kepada mahasiswa baru untuk memanfaatkan waktu sebaik-sebaiknya selama belajar di Unhas. Para mahasiswa diharapkan pula dapat menyelesaikan sudi dengan baik dan tepat waktu. “ Kalian memiliki tanggung jawab moral untuk tidak mengecewakan mereka yang Anda kalahkan dalam persaingan untuk menjadi mahasiswa baru di Unhas,” katanya.
 
Rektor Dwia juga mengingatkan mahasiswa baru, sebagian besar mahasiswa Unhas saat ini telah menunjukkan prestasi akademik yang sangat menggembirakan. Proporsi mahasiswa yang lulus tepat waktu, empat tahun atau kurang, dengan indeks prestasi akademik lebih besar dari 3.00 semakin tinggi. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa Unhas termasuk giat dan tekun, serta memiliki kecerdasan yang membanggakan. 
 
Guru besar Ilmu Sosiologi ini berharap pada mahasiswa baru untuk memanfaatkan fasilitas pembelajaran yang dimiliki Unhas sebaik mungkin demi kesuksesan mereka kedepan. Dibandingkan dengan perguruan tinggi lain di wilayah timur Indonesia, Unhas memiliki fasilitas belajar yang relative cukup lengkap. Selain fasilitas kelas dan laboratorium, Unhas memiliki Rumah Sakit Pendidikan, Center of Technology, Teaching Industry, Teaching Farm, Ranch untuk peternakan, Marine Station, hutan pendidikan, kolam renang, fasilitas olah raga, Free Internet Access, dan sebagainya.
 
Selain fasilitas tersebut, Unhas menyiapkan sejumlah sumber beasiswa termasuk beasiswa termasuk bidikmisi. Sebagai gambaran, jumlah mahasiswa S1 yang mendapatkan beasiswa saat ini berkisar 9.757 dari total 23.282 Mahasiswa S1 yang aktif. “Kepada mahasiswa baru penerima Beasiswa Bidikmisi angkatan 2017 yang berjumlah 1.117 orang, saya berpesan kiranya Anda selalu bekerja keras untuk menjaga prestasi sehingga beasiswa Anda tetap berlanjut. Anda akan mengecewakan banyak pihak, termasuk pemerintah sebagai pemberi beasiswa, Unhas, dan keluarga Anda, jika gagal dalam studi,” papar Dwia.
 
Di hadapan ribuan mahasiswa berjas merah, Rektor Dwia membeberkan prestasi Mahasiswa Unhas selama tahun 2017, dimana hingga triwulan ke-2, Unhas telah meraih sebanyak 83 medali emas, tediri atas 48 medali emas pada level internasional dan 35 medali emas pada tingkat nasional. “Untuk menggugah kalian, salah satu mahasiswa Unhas telah meraih medali emas pada kompetisi karya tulis ilmiah dalam ajang Korea International Women’s Invention Exposition 2017, ungkap Dwia menantang mahasiswa baru.
 
Selain prestasi mahasiswa, Rektor Unhas juga menyampaikan informasi tentang empat program studi yang mendapatkan akreditasi internasional, yakni akreditasi dari Asean Universty Network – Quality Assurance (AUN-QA) untuk program studi Pendidikan Dokter, Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Kesehatan Masyarakat. Di samping akreditasi AUN-QA itu,  Program Studi Magister Manajemen meraih pengakuan dari The Alliance On Business Education And Scholarship For Tomorrow - 21 Century (ABEST-21) dari Jepang. Dalam waktu dekat, tiga program studi; Ilmu Kelautan, Hubungan Internasional dan Teknik Geologi akan mendapatkan pengakuan AUN-QA.
 
Rangkaian P2KBN yang diisi pula dengan ceramah pembinaan yang dibawakan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin dan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, akan berakhir pada pukul 16.30 WITA.(*)

Baca juga :