Narasumber dari Berbagai Profesi Bagikan Gagasan pada Konferensi WOSQUAL 2020

26 Nov 2020 , admin-02 Akademik

Tangkapan layar materi yang disampaikan salah satu narasumber yang hadir dalam konferensi internasional Wosqual 2020 Sekolah Pascasarjana Unhas, Kamis (26/11).

Konferensi Internasional bertajuk The 2nd International Conference On Women and Societal Perspective On Quality of Life (Wosqual) 2020 yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin menghadirkan narasumber dari berbagai multidisiplin ilmu. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (26/11).

Kegiatan diwali dengan pemaparan materi dari beberapa narasumber diantaranya Dr. dr. Rina Masadah, M.Phil., Sp.PA (K)., yang membahas terkait "Women and Science". Mengawali materinya, beliau menuturkan bahwa sejak lama perempuan sudah berperan dalam bidang sains, misalnya Alice Ball (1892-1916) wanita pertama dan orang Afrika pertama yang menerima gelar master dari Universitas Hawaai, sekaligus professor kimia wanita pertama di universitas tersebut. Ia berhasil mengembangkan pengobatan untuk penyakit kusta.

“Sains seringkali dianggap sebagai bidang yang didominasi oleh kalangan laki-laki. Padahal perempuan juga memiliki kapasitas dan peluang yang sama dalam bidang tersebut,” kata Rina.

Materi lain disampaikan oleh Prof. Dr. rer. physiol. dr. Septelia Inawati Wanandi yang membahas tentang "Women and the Development of Biomedical Science in Indonesia". Secara umum, beliau memberikan gambaran tentang ilmu biomedis, perkembangan ilmu biomedis dalam era globalisasi, serta peran ilmu biomedis selama masa pandemi Covid-19.

“Ilmu biomedis sebagai disiplin ilmu kedokteran yang memanfaatkan konsep dan prinsip dasar untuk menjelaskan fenomena kehidupan pada tingkat molekuler, seluler organ dan organisme secara keseluruhan,” kata Septelia.

Ilmu biomedis tersebut berfungsi untuk menjelaskan hubungan suatu fenomena dengan patogenesis penyakit, menemukan dan mengembangkan strategi pencegahan, pengobatan dan pemulihan kerusakan akibat penyakit sebagai suatu solusi masalah kesehatan.

Kegiatan ini terdiri dari plenary lectures dan kemudian dilanjutkan dengan concurrent session dari masing-masing narasumber.  

WOSQUAL 2020 ditutup dengan presentasi abstrak dan poster oleh peserta. Kegiatan yang menghadirkan kurang lebih 300 peserta berlangsung lancar dan dijadwalkan berakhir pukul 18.00 Wita.(*/mir)

Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :