Launching Persiapan Produksi Sepeda Motor Listrik Inovasi Unhas

5 Apr 2018 , admin00 Akademik

Rektor Unhas melakukan uji coba perdana Sepeda Motor Listrik produksi Fakultas Teknik Unhas yang diberi nama MOLIKU.

Universitas Hasanuddin kembali menunjukan kemajuan dan komitmen berinovasi.  Hari ini, Kamis, 5 April 2018, bertempat di Gedung Fakultas Teknik Kampus Gowa, berlangsung peluncuran persiapan produksi Sepeda Motor Listrik hasil inovasi Unhas yang diberi nama “Moliku”.  Nama Moliku adalah akronim dari “Motor Listrik Kalla – Unhas”.  Nama ini diberikan sesuai dengan kontribusi dari mitra yang terlibat, Unhas sebagai inventor dan PT. Bukaka Inti Karsa (Kalla grup) yang membuat suku cadang. 

Dalam pengantarnya, dosen Fakultas Teknik Unhas, Dr. Rafiuddin Syam yang merupakan inventor dari Moliku ini mengatakan bahwa Moliku merupakan motor kurir pertama di Indonesia yang menggunakan tenaga listrik. “Karena menggunakan tenaga listrik, maka sumber energinya adalah dari batterai.  Inovasi yang kami lakukan adalah sumber energi untuk batterai itu berasal dari energi matahari,” papar Dr. Rafiuddin dihadapan puluhan hadirin.

Desain motor kurir ini dilengkapi dengan panel surya untuk menangkap energi listrik di bagian belakang.  Pada saat siang hari, ketika sepeda motor listrik ini terjebat kemacetan, maka saat itulah energinya akan terisi dari cahaya matahari.  “Sehingga, kami mengusung tagline untuk inovasi ini: Semakin Macet, Semakin Bertenaga”, kata Dr. Rafiuddin yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Menurut Dr. Rafiuddin, ia dan timnya merencanakan untuk menguji motor listri ini pada awal Mei 2018 di sepanjang jalur Pantai Utara Pulau Jawa. “Dan tepat pada tanggal 2 Mei 2018, motor listrik ini akan tiba dan diterima di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia.  Kami mengambil momentum hari pendidikan nasional untuk menunjukkan hasil inovasi pendidikan,” tutup Dr. Rafiuddin.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unhas, Dr. Muhammad Arsyad mengatakan bahwa inovasi ini hanyalah salah satu dari rangkaian produk-produk inovasi yang akan diluncurkan oleh fakultas yang dipimpinnya. “Saya baru saja dilantik sebagai dekan minggu lalu.  Setelah dilantik, saya langsung bergerak. Semua produk-produk inovasi kita yang selama ini kita kerjakan diam-diam, kini saatnya kita angkat dan gaungkan,” kata Dr. Arsyad yang baru saja dilantik sebagai dekan pada tanggal 29 Maret 2018 lalu.

Selanjutnya, wakil dari PT. Bukaka Teknik Utama yang menjadi mitra dalam pengembangan Moliku ini mengatakan bahwa pihaknya berharap ke depannya Unhas dapat menjadi pionir dalam teknologi motor listrik untuk kategori motor kurir. “Kami sebagai alumni Unhas memiliki kepentingan untuk memajukan Unhas dan membawa Unhas ke kancah nasional dan global.  Harapan kami, Unhas dapat menjadi rujukan bagi teknologi seperti ini,” paparnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unhas menyatakan kegembiraan dan kebahagiaan dengan peluncuran Moliku ini. Ini adalah hal yang sudah lama ditunggu-tunggu. Produk ini dibangun dengan kolaborasi berbagai pihak.  “Di internal, ini produk hasil riset yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa.  Saya dengar, desainnya ini 100% dari mahasiswa.  Risetnya dibiayai oleh Ristekdikti.  Mitra-mitra terlibat, mulai dari yang membuat suku cadang, batterai, bahkan hingga untuk penjualannya ternyata sudah ada pembicaraan dengan BukaLapak, BliBli Dot Com, dan TokoPedia. Ini luar biasa sekali,” kata Prof. Dwia.

Prof. Dwia ingin agar produk ini tidak berhenti pada prototype saja, sebagaimana kebanyakan produk hasil riset.  “Saya tidak ingin setelah riset selesai, prototype dihasilkan, lalu selesai. Tidak boleh. Ini harus terus berlanjut, sampai mendapatkan ijin operasional dan kelayakan dari pemerintah, dan kita produksi.  Kita punya PT. Inomart yang akan menjadi perusahaan yang menangani pemasaran dan mengembangkan aspek bisnis dari produk inovasi ini”, kata Prof. Dwia bersemangat.

Acara peluncuran persiapan produksi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT. Bukaka Teknik Utama dengan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin untuk segera memproduksi Moliku.

Prototype Moliku yang dihasilkan oleh Unhas ini selanjutnya diperlihatkan kepada publik dan diuji coba.  Sepeda motor yang tidak menimbulkan suara dan tidak memiliki asap ini tampak bekerja sempurna saat dicoba. (*)

 

Baca juga :