KPPU: Persaingan Usaha Tidak Sehat Masih Sering Ditemukan

11 Dec 2019 , admin-02 Akademik

Suasana berlangsungnya sosialisasi persaingan usaha yang diselenggarakan Fakultas Hukum dan KPPU, berlangsung di Ruang Prof Andi Zainal Abidin Farid, Rabu (11/12).

Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Hukum kerjasama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyelenggarakan sosialisasi persaingan usaha dengan tema "Peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Hukum Persaingan Usaha di Indonesia". Kegiatan ini berlangsung di Ruang Promosi Doktor Prof. Andi Zainal Abidin Farid, Lt. 3 Gedung FH Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Rabu (11/12).
 
Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan II bidang Perencanaan dan Keuangan, Dr. Syamsuddin Muchtar, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Syamsuddin menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan kerjasama antara Fakultas Hukum dan KPPU dalam bidang implementasi tridarma Perguruan Tinggi. Beliau mengatakan, perlu dilakukan sosialisasi kepada mahasiswa guna memperkenalkan dan mendekatkan KPPU serta memberikan gambaran mengenai persaingan usaha di Indonesia. 
 
"Gunakan kesempatan ini untuk memperoleh ilmu dan informasi yang sebesar besarnya," jelas Syamsuddin. 
 
Dalam kesempatan kali ini, dua narasumber dihadirkan yakni Kepala Kanwil VI KPPU Makassar (Hilman Pujana, S.E., M.H), dan Dosen FH Unhas (Dr. Winner Sitorus, S.H., M.H., LL.M).
 
Hilman Pujana, S.E., M.H  salah satu narasumber dalam materinya menyebutkan praktek praktek persaingan usaha  tidak sehat yang sering kali ditemukan. Beliau menyampaikan, saat ini persaingan usaha cenderung tidak sehat karena melakukan praktik perdagangan yang sifatnya memonopoli konsumen dan pasar. 
 
 
Lebih lanjut, Hilman juga menjelaskan secara historis terbentuknya Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) serta peran dan tanggung jawabnya dalam masyarakat. 
 
"KPPU hadir untuk menjaga persaingan usaha, bagaimana agar pelaku usaha bisa berdagang dengan sehat sehingga menghasilkan efisiensi ekonomi nasional," jelas Hilman. 
 
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) itu sendiri merupakan lembaga independen yang dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dimana pertanggungjawabannya langsung kepada presiden. 
 
Sosialisasi persaingan usaha yang diikuti kurang lebih 100 peserta dari kalangan mahasiswa hukum Unhas dijadwalkan berlangsung hingga pukul 12.00 Wita.(*)
 
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :