Jaksa Agung Prasetyo Resmikan Pusat Kajian Kejaksaan FH Unhas

10 Oct 2017 , admin00 Kerjasama

Jaksa Agung RI menandatangani prasasti peresmian Pusat Kajian Kejaksaan, di Fakultas Hukum Unhas

Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin menggelar seminar Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Peresmian Gedung Pusat Kajian Kejaksaan Fakultas Hukum Unhas di Auditorium Prof. A. Amiruddin Fakultas Kedokteran, Selasa (10/10).
 
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Jaksa Agung RI, H.M Prasetyo, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, Ketua DPRD Sulsel , H. Mohammad Roem, S.H, M.H., Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, Dr. Jan Samuel Maringka, S.H., M.H., Ketua IARMI Sulsel, Bahar Ngitung, Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Dr. Bambang Waluyo, S.H., M.H.,Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Dr. Nur Rahmat, S.H., M.H., dan Pakar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H, Perwakilan Pangdam Wirabuana dan beberapa pejabat tinggi kejaksaan daerah lainnya. 
 
Acara seminar penyerapan aspirasi yang bertema “Penguatan Kejaksaan Dalam Sistem Ketatanegaraan Di Indonesia ini dimulai dengan sambutan dari Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Farida Patitingi, S.H., M.Hum., Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A., dan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. Setelah memberi sambutan, Zulkifli Hasan membuka secara resmi kegiatan ini dengan memukul gong yang didampingi oleh Jaksa Agung Prasetyo, Rektor Unhas, dan Dekan Hukum. 
 
Menurut Profesor Farida selaku penanggung jawab acara, kegiatan seminar dan peresmian gedung Pusat Kajian Kejaksaan FH Unhas adalah hasil rentetan kegiatan yang sudah digelar sejak tahun 2015 saat Pusat Kajian Kejaksaan pertama kali diinisiasi di Unhas. Dimana pendirian pusat kajian tersebut lahir dari hasil kajian ilmiah yang mendalam bahwa Kejaksaan membutuhkan satu pusat kajian untuk memperkuat bidang dan kedudukan Kejaksaan di Indonesia. 
 
Farida mengatakan, pendirian Gedung Pusat Kajian Kejaksaan Unhas berdiri atas bantuan penuh dari Kejaksaan RI yang diinisiasi dan dimotori oleh Kejati Sulawesi Selatan yang juga alumni FH Unhas. Dukungan tersebut merupakan bentuk kekuatan jaringan keluarga besar Hukum Unhas, dimana Jaksa Agung Prasetyo adalah alumni Hukum Unhas yang merintis pendidikan S2 bagi aparat kejaksaan di program Pascasarjana Unhas ketika sedang menjabat sebagai Kejati di Sulawesi Selatan. 
 
“Inilah bentuk dedikasi dan pengabdian seorang “anak” yang sudah berhasil untuk kembali ke “ibunya” guna membantu meningkatkan kualitas rumah tangganya agar “ibunya” tidak pusing sendiri memikirkan anggaran peningkatan kualitas rumah tangga tersebut, terima kasih Bapak Jaksa Agung, dan bapak Kejati Sulselbar yang luar biasa telah mendukung kami, ungkap Farida.
 
Karena itulah, dalam pidatonya, Dosen Hukum Perdata tersebut mengulangi ucapan terima kasihnya yang tak terhingga kepada Jaksa Agung yang telah memberikan kepedulian dan keberpihakan yang tinggi terhadap pengembangan tridarma di Unhas. Hal yang serupa, Rektor Dwia mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua MPR Zulkifli Hasan yang telah berkenan hadir dalam acara ini di tengah kesibukannya sebagai petinggi negara. “Terima kasih kepada Bapak ketua MPR RI yang berkenan hadir, ini suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri di antara kesibukan bapak sebagai pejabat negara, masih meluangkan waktu, mempunyai konsen terhadap penyerapan aspirasi di tingkat masyarakat, “ ujar dosen ilmu Sosiologi itu ketika memberikan sambutan di hadapan pejabat Kejaksaan dan puluhan mahasiswa. 
 
Acara ini diisi dengan persentasi penguatan kejaksaan dalam hukum ketatanegaraan Indonesia oleh Jaksa Agung Prasetyo, Pakar Hukum Tata Negara UI, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H dan Pakar Tata Negara Unhas, Prof. Dr. Syamsu Bachri S.H., M.H, yang dipandu oleh Dr. Barita Simanjuntak, S.H., M.H, Sekretaris Komisi Kejaksaan RI.
 
Selanjutnya seusai dialog seminar, kegiatan ditutup dengan pemberian cenderamata dari Unhas kepada segenap pejabat tinggi yang hadir dalam acara tersebut. Pada sesi terakhir, Jaksa Agung Prasetyo serta rombongan Kejaksaan yang didampingi oleh Rektor Unhas, Dekan FH, dan anggota Majelis Wali Amanah Unhas menuju Gedung Pusat Kajian Kejaksaan untuk diresmikan sebagai satu-satunya pusat kajian Kejaksaan yang ada di Indonesia.(*)
 
------------

Baca juga :