Hanya Tiga Kampus Lapangan Geologi di Indonesia, Satu di Unhas

30 Jul 2018 , admin00 Akademik

Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin memiliki kampus lapangan (field campus), yang terletak di Desa Anabanua, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Propinsi Sulawesi Selatan.  Kampus lapangan ini berjarak sekitar 120 km sebelah utara Kota Makassar.

Kampus ini merupakan satu dari tiga kampus lapangan yang ada di Indonesia.  Dua kampus lainnya adalah Kampus Lapangan milik LIPI di Karangsambung, Jawa Tengah yang digunakan oleh ITB, dan Kampus Lapangan Bayat di Yogyakarta milik UGM.

Keberadaan kampus lapangan geologi memiliki makna penting bagi kajian ilmu geologi, dimana para mahasiswa dan peneliti dapat menemukan berbagai karakter bebatuan yang kompleks dan unik, serta melakukan analisa langsung di lapangan sesuai kondisi aktual. 

Menurut Kepala Laboratorium Geologi Lapangan Unhas, Dr. Eng. Adi Maulana, hampir semua jenis bebatuan yang ada di Sulawesi dapat ditemui di kampus lapangan geologi Anabanua.  “Itulah sebabnya, kampus kita ini sering menjadi tempat belajar dan meneliti para mahasiswa dan peneliti bukan saja dari Unhas, tetapi juga dari kampus-kampus dan lembaga lain di seluruh Indonesia.  Bahkan beberapa peneliti geologi dari luar negeri pernah datang meneliti disini,” kata alumni Kyushu University ini.

Tahun ini, kampus lapangan geologi akan digunakan oleh mahasiswa geologi dan tambang berjumlah 20 orang dari Akita University Jepang untuk melakukan kuliah lapangan selama 2 minggu sebagai rangkaian dari kelas internasional. 

Kuliah Lapangan Angkatan ke-40

Tahun ini, Departemen Teknik Geologi Unhas menggelar kuliah lapangan angkatan ke-40.  Kuliah lapangan yang berlangsung tanggal 1 – 24 Juli 2018 diikuti oleh 38 mahasiswa teknik geologi Unhas, bersama 12 asisten dan 10 dosen pembimbing. 

Menurut Adi Maulana, kuliah lapangan ini bertujuan untuk menerapkan konsep sistem pembelajaran berbasis lapangan dengan target mahasiswa mampu melakukan pemetaan geologi secara mandiri, membuat laporan dan peta geologi yang berstandar internasional.

“Dalam kuliah lapangan mahasiswa diberikan pengetahuan geologi berupa analisis geomorfologi, analisis stratigrafi dan analisis struktur geologi. Mahasiswa juga dibekali dengan keterampilan cara pengambilan data yang baik dan benar dilapangan serta membuat laporan serta peta geologi yang baik sebagai syarat untuk menjadi seorang ahli geologi.  Selain itu, juga diberikan keterampilan eksplorasi sumber daya gas dan mineral, pemetaan zona rawan bencana alam, perencanaan wilayah serta mitigasi bencana,” papar Adi Maulana.

Acara penutupan kuliah lapangan geologi angkatan ke-40 yang berlangsung di Desa Anabanua, Kamis, 26 Juli 2018, pukul 19.00.  Acara yang dihadiri oleh aparat dari Kecamatan Barru, Kapolsek, Babinda dan Kepala Desa Anabanua ini berlangsung meriah.

Desa Anabanua merupakan desa terbaik yang diberikan kepercayaan mewakili Kabupaten Barru dalam Lomba Desa 2018.  Keberadaan kampus lapangan geologi Unhas di desa ini cukup memberikan kontribusi bagi penilaian desa terbaik, khususnya untuk aspek pendidikan dan partisipasi masyarakat. 

Ke depan, pihak Departemen Teknik Geologi Unhas dan perangkat Desa Anabanua sepakat untuk meningkatkan potensi geologi desa ini hingga mencakup juga aspek geowisata.  Harapannya, Desa Anabanua dapat menjadi salah satu destinasi wisata geologi, terutama eduwisata di Indonesia.  Apalagi, pelaksanaan kuliah lapangan geologi Unhas ini mendapatkan dukungan sponsor dari PT. IMIP Morowali, PT. Energy Equity Sengkang, serta beberapa pihak lainnya.  Hal ini menunjukkan bahwa keberasaan kampus lapangan ini dipandang strategis.

Kelas Internasional Teknik Geologi Unhas

Teknik Geologi merupakan satu dari sepuluh program studi di Unhas yang telah berstandar internasional, setelah berhasil mengantongi sertifikat standarisasi ASEAN University Network – Quality Assurance (AUN-QA) sejak tahun 2017 lalu.  Hal inilah yang mendorong Teknik Geologi membuka kelas internasional dengan desan program yang spesifik untuk memberikan pengalaman belajar berstandar internasional bagi mahasiswa.

Keunggulan kelas internasional geologi lainnya adalah proses belajar yang berlangsung dalam bahasa Inggris, sehingga mahasiswa kelak akan siap menghadapi persaingan global.  Selain itu, mahasiswa kelas internasional juga wajib mengikuti kuliah di salah satu universitas mitra di luar negeri, minimal sebulan hingga satu semester.

Beberapa kampus mitra Teknik Geologi Unhas yang dapat dipilih oleh mahasiswa antara lain beberapa kampus di Jepang (Akita University, Hokkaido University, Kyushu University, Chiba University), dan beberapa kampus di Australia (Australian National University, James Cook University, Griffith University).  Selain itu, juga University Malaysia Kelantan (Malaysia), Munster University (Jerman), dan National Taiwan University (Taiwan).

Pendaftaran kelas internasional Teknik Geologi di Unhas masih dibuka hingga tanggal 8 Agustus 2018, yang dapat diakses melalui http://unhas.ac.id/pmb atau menghubungi Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik di Kampus Gowa.(*)  

Baca juga :