FKG Unhas Gelar Simposium Internasional Bidang Oral dan Maksilofasial

24 Sep 2020 , admin-02 Akademik

Hadir sebagai nara sumber Dr. Andre Luis Ribeiro Ribeiro, DDS., M. Sc., Ph.D., (Institut Bedah Mulut dan Maksilofasial, Brazil) dan Prof. Joao de Jesus Viana Pinheiro (Universitas Federal para, Brazil), Kamis (24/09).

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin menyelenggarakan simposium virtual series tiga dengan tema "Oral and Maxillofacial Update: Odontogenic tumors and optimizing results in orthognatic surgery using 3D virtual planning".  Kegiatan berlangsung pukul 19.30 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming di kanal youtube FKG Unhas, Kamis (24/09).
 
Hadir sebagai nara sumber Dr. Andre Luis Ribeiro Ribeiro, DDS.,  M. Sc., Ph.D., (Institut Bedah Mulut dan Maksilofasial, Brazil) dan Prof. Joao de Jesus Viana Pinheiro (Universitas Federal para, Brazil). 
 
Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unhas, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan ini, dimana tema yang dibahas merupakan kasus yang banyak ditemukan di Indonesia.  Seminar ini diharapkan dapat memicu riset kolaborasi mengenai topik maksilofasial. 
 
"Dengan simposium ini, tentunya semakin menambah pengetahuan dan informasi terkait perkembangan oral dan maksilofasial. Terima kasih atas partisipasi peserta, semoga banyak informasi yang didapatkan dalam kegiatan ini," jelas Prof Nasrum. 
 
Usai pembukaan secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari para narasumber. 
 
Prof. Joao de Jesus Viana Pinheiro (Universitas Federal para, Brazil) sebagai salah satu nara sumber menyampaikan materi terkait "Odontogenic Tumors: Ameloblastoma". 
 
Ameloblastoma merupakan tumor odontogenik yang jarang terjadi. Meskipun tumor ini tergolong jinak tetapi akan menyebabkan kelainan pada wajah dan rahang yang berpengaruh pada bentuk wajah serta memiliki tingkat kekambuhan yang tinggi. 
 
"Ameloblastoma Tumor odontogenik jinak dengan perilaku agresif dan invasif lokal dengan tingkat kekambuhan tinggi. Banyak penelitian telah dilakukan untuk menjelaskan mekanisme yang terkait dengan invasi sel serta mengkarakterisasi penyebab lingkungan mikro dari ncoplasma tersebut," jelas Andre. 
 
Kegiatan yang menghadirkan kurang lebih 150 peserta berlangsung lancar hingga berakhirnya acara pukul 22.30 Wita.(*/mir)
 
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :