Fakultas Peternakan Unhas Panen Perdana 20 Ribu Ekor Ayam

5 Apr 2018 , admin00 Akademik

Dekan Fakultas Peternakan Prof. Dr. Ir. Sudirman Baco, melakukan panen perdana ayam broiler yang diternak dengan kandang Closed House.

Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan panen  ayam perdana di kandang sistem tertutup atau closed house system.  Ayam potong yang dipanen berjumlah hampir 20 ribu ekor dengan bobot rata-rata per ekor 1,8 hingga 1,9 kg. Hasil panen ayam ini merupakan kerja sama antara Unhas dengan PT Charoen Pokphand. Kegiatan panen tersebut menjadi bukti awal keberhasilan pengelolaan dan peternakan ayam dengan kandang sistem tertutup.

Dekan Fakultas Peternakan Unhas Prof. Dr. Ir. H. Sudirman Baco, M.Sc mengucapkan syukur untuk pertama kalinya Unhas bisa memanen ayam dari hasil kandang ayam closed house tersebut. Prof Sudirman Baco mengatakan bahwa kegiatan pemeliharaan ayam dengan sistem kandang tertutup  itu berjalan sangat sukses. “Dalam sebulan produksi dan pemeliharaan ayam ini tingkat kematiannya hanya 1 persen dari 20 ribu bibit ayam,” ungkap Prof Sudirman, Kamis ( 5/4/2018), di area kandang closed house kampus Tamalanrea.

Prof Sudirman Baco menilai kehadiran kandang closed house tersebut sangat penting. Selain bisa menghasilkan uang, kandang sistem tertutup itu menjadi tempat pembelajaraan yang berarti bagi mahasiswa peternakan yang melakukan studi lapang peternakan ayam. “Ini luar biasa. Kalau Unhas punya kandang seperti ini lebih dari satu, kita bisa produksi ayam puluhan ribu per bulan. Dan, mahasiswa serta alumni kita bisa belajar dan bekerja di siini, sehingga kita memiliki daya saing yang tinggi,” katanya. 

Sebagaimana diketahui kandang ayam dengan sistem tertutup tersebut baru saja diresmikan pada Senin, 9 Maret lalu.  Kandang ayam yang merupakan hibah dari PT Charoen Pokphand itu dilengkapi dengan teknologi pengaturan suhu dan udara dalam ruang.  Sehingga proses pemeliharaan dan pengelolaannya berlangsung secara profesional dan efisien. Teknologi yang diadopsi pada kandang ayam ini tergolong canggih, sehingga sangat bermanfaat bagi mahasiswa peternakan dalam proses belajar untuk mengenal teknologi terbaru dalam bidang peternakan ayam.

Kegiatan panen ayam perdana ini akan berlangsung beberapa hari. Hasil panen langsung dijemput dan diangkut oleh pihak rekanan PT. Charoen Pokphand. Dalam dua pekan sesudah panen, Fakultas Peternakan Unhas akan kembali menerima suplai 20 ribu bibit ayam dari PT Chaoren Pokphand untuk kembali diternak di kandang closed house tersebut hingga bisa menghasilkan ayam potong setiap bulannya. (Laporan Hidayat Doe, Humas Unhas)

 

 

Baca juga :