Fakultas Kehutanan Unhas Bahas Tata Kelola Kehutanan Dalam Situasi Krisis

22 Jul 2020 , admin-02 Akademik

Tangkapan layar para peserta talk series edisi pertama Laboratorium Kebijakan dan Kewirausahaan Fakultas Kehutanan Unhas, Rabu (22/07).

Laboratorium Kebijakan dan Kewirausahaan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin menyelenggarakan talk series edisi pertama dengan tema "Tata Kelola Kehutanan: Responsifkah Terhadap Krisis?". Kegiatan berlangsung pukul 10.00 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming di kanal youtube Fakultas Kehutanan Unhas, Rabu (22/07).
 
Hadir sebagai nara sumber Prof. Dr. Ahmad Maryudi, S.Hut., M.For. (Universitas Gadja Mada), Dr. Forest. Muhammad Alif KS., S.Hut., M.Si (Universitas Hasanuddin) dan Dr. Micah R. Fisher (Universitas Hawai). 
 
Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Dr. A. Mujetahid, S.Hut., MP. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi kegiatan yang menunjukkan produktifitas laboratorium di Fakultas Kehutanan. 
 
"Topik pembahasan sangat menarik. Dari kegiatan ini, kita harapkan akan menghadirkan solusi atas permasalahan tata kelola kehutanan. Mudah-mudahan laboratorium lain bisa menghadirkan ruang diskusi seperti ini untuk menjadi wadah saling bertukar ide dan gagasan," jelas Mujetahid. 
 
Usai pembukaan secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari para nara sumber. Dr. Micah R. Fisher (Universitas Hawaii) menyampaikan materi terkait "Forest and Society Research Trends in Southeast Asia: A Stocktaking Analysis". 
 
Fisher, yang juga menjadi salah satu editor dalam jurnal Forest and Society, menuturkan dalam penerbitannya, jurnal ini tidak hanya menyelenggarakan penelitian di kawasan Asia Tenggara. Namun, juga memiliki misi untuk menyoroti wilayah yang tidak mendapatkan perhatian secara khusus. 
 
"Saat ini kita menerbitkan special issue guna mencoba meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi yang bersinggungan dengan kehutanan yang memiliki cakupan lebih luas. Jurnal ini berdiri tahun 2017, sejak tiga tahun terakhir kami berupaya untuk merefleksikan kembali peluang publikasi dengan isu yang lebih menarik," jelas Fisher. 
 
Kegiatan yang dipandu oleh Emban Ibnurusyd Mas'ud (Universitas Hasanuddin) yang diikuti kurang lebih 100 peserta berlangsung lancar hingga berakhirnya acara pukul 12.00 Wita.(*/mir)
 
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :