Empat Prodi Unhas Raih Akreditasi ASIIN Jerman

1 Jul 2019 , adminuniversitas Akademik

Asesor ASIIN ketika mengadakan visitasi pada bulan Februari 2019 (Foto: Humas)

Universitas Hasanuddin semakin mengeksiskan dirinya sebagai perguruan tinggi berstandar internasional.  Hal ini ditandai dengan makin banyaknya program studi yang terakreditasi internasional atau memenuhi standarisasi lembaga penjaminan mutu skala internasional.
 
Terbaru, Unhas kembali menerima hasil akreditasi dari lembaga yang sangat kredibel dan prestisius, yaitu Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik atau ASIIN, yang merupakan Lembaga Akreditasi Eropa yang berpusat di Jerman untuk keilmuan Keteknikan, Informatika/Komputer, Ilmu Alam dan Matematika.
 
Hasil akreditasi ini diberikan untuk 4 program studi di Unhas, yaitu :
 
- S1 Farmasi
- S1 Keperawatan
- S1 Budi Daya Perairan
- S1 Ilmu dan Teknologi Pangan
 
Sebelumnya, keempat program studi tersebut telah divitasi oleh asesor ASIIN pada bulan Februari 2019.  Para asesor ASIIN tersebut adalah:
 
1. Prof. Dr. Gert Fricker (Heidelberg University), 
2. Prof. Dr. Phillipp Eschenbeck (University of Applied Sciences Bochum), 
3. Prof. Steve Strupeit (University of Education Schwabisch Gmund), 
4. Prof. Dr. Harry Palm (University Rostock), 
5. Prof. Dr. Siegfried (University of Applied Science Neubrandenburg), 
6. Dr. Frank Peter Ritter (Bayer AG), 
7. Prof Dr. Ing Oliver Schluter (Leibniz-Institut fur Agrartechnik und Biookonomie), 
8. Dr. Christin Habermann (Representatives of ASIIN Secretariat), 
9. Mr. Arnold Rainer (Representatives of ASIIN Secretariat).
 
Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah, Ph.D menyebutkan bahwa capaian ini merupakan langkah penting bagi Unhas.  ASIIN dikenal memiliki kriteria dan standar yang sangat ketat.
 
"Tidak mudah untuk memperoleh pengakuan kualitas dari ASIIN.  Setelah mengirimkan dokumen akreditasi, para asesor datang melakukan visitasi. Setelah itu, para asesor ini mengirimkan catatan-catatan perbaikan yang harus dilakukan oleh prodi. Jadi ini membutuhkan kerja intensif dari task force ASIIN di setiap prodi," kata Suharman.
 
Masing-masing task force ASIIN di setiap prodi telah menunjukkan komitmen dan keseriusah dalam memenuhi kriteria ASIIN.  Sehingga hasilnya cukup memuaskan.
 
"Khusus untuk Prodi Keperawatan, akreditasi ini juga mencakup pengakuan terhadap program profesi ners.  Kami mengucapkan selamat kepada pimpinan fakultas dan prodi yang atas capaian ini," kata Suharman.
 
Dengan capaian ini, kini sebanyak 23 program studi di Unhas tercatat telah memenuhi berbagai kriteria, standar, dan akreditasi internasional.  Tiga lembaga yang memberikan pengakuan untuk prodi-prodi tersebut adalah AUN-QA, ABEST-21 dan ASIIN.
 
"Semua fakultas di Unhas, yaitu 15 fakultas, memiliki setidaknya 1 prodi terakreditasi internasional. Ini menandakan bahwa kualitas pembelajaran di Unhas berjalan seimbang dan setara," kata Suharman.(*)
 
 
Editor: Ishaq Rahman

Baca juga :