Empat Penelitian Unhas Lolos Pendanaan Riset Inovatif Produktif Covid-19

19 Jun 2020 , admin-02 Akademik

Kementerian Keuangan Republik Indonesia, melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengumumkan penerima pendanaan Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Mandatori bertema Konsrosium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Bagian 1.
 
Pendanaan RISPRO merupakan program pendanaan riset baik kompetitif maupun inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan daya saing bangsa melalui komersialisasi produk/teknologi atau implementasi kebijakan/tata kelola atau publikasi.  Untuk tahun 2020, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) bekerja sama dengan LPDP meluncurkan Program Konsrosium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Covid-19.
 
Pendanaan Program Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan invensi dan inovasi terkait produk/ teknologi yang dapat dimanfaatkan secara luas bagi masyarakat dalam rangka pencegahan, pendeteksian dan respon terhadap Pandemi Covid-19; (2) melakukan diseminasi hasil penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan (litbangjirap) Covid-19; (3) mendorong sinergisme dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga litbangjirap, perguruan tinggi, rumah sakit, dan/atau industri dalam kerangka hilirisasi hasil-hasil litbangjirap.
 
Melalui Keputusan Direktur Utama LPDP Nomor Kep-29/LPDP/2020 tertanggal 12 Juni 2020, telah diumumkan penelitian-penelitian yang dinyatakan lolos dan memenuhi syarat untuk pendanaan RISPRO ini.  Dari 118 penelitian yang dibiayai, empat penelitian diantaranya berasal dari Universitas Hasanuddin, yaitu:
 
1. Covid-19 Lamp: Deteksi Molekuler Sars-Cov-2 Secara Cepat dengan Jangkauan Luas, dengan Ketua Periset: dr. Gita Vita Soraya, Ph.D.
 
2. Pemetaan Sebaran dan Resiko Covid-19 Secara Geospasial di Sulawesi Selatan, dengan Ketua Periset: Andang Suryana Soma, S.Hut, MP., Ph.D.
 
3. Integrasi Nilai Lokal dalam Strategi Komunikasi pada Penanganan Covid-19 di Sulawesi Selatan, dengan Ketua Periset: Shanti Riskiyani, SKM, M.Kes.
 
4. Surveilans Serologi pada Klaster Keluarga Penderita Covid-19 di Kota Makassar, dengan Ketua Periset: dr. Joko Hendarto, Ph.D.
 
Total nilai penelitian yang diterima oleh empat penelitian tersebut adalah sebesar Rp. 845.300.000,-, dengan durasi penelitian masing-masing selama satu tahun.(*/ir)
 
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Baca juga :