KKN Kuatkan Masyarakat

“Kehadiran Kuliah Kerja Nyata mahasiswa dapat memperkuat masyarakat. Masyarakat harus merasakan adanya perubahan setelah kedatangan mahasiswa ber KKN. Dengan begitu mahasiswa merasa bertanggung jawab terhadap perubahan yang ada di Masyarakat”. Demikian dikatakan oleh Rektor Unhas Prof Dr. Dwia Aristina pada sambutan pembukaan lokakarya UPT KKN Unhas yang berlangsung di Gedung IPTEKS Unhas (27/5) lalu. Lebih lanjut Dwia mengatakan unhas di bawah UPT KKN telah menciptakan sejumlah program KKN yang inovatif dan kreatif. hal ini tentu sangat baik bagi pengembangan visi unhas. Namun menurut guru besar Sosiologi ini, lebih dari itu KKN juga harus menciptakan kegiatan yang terukur dan sistematis. “UPT KKN perlu membuat indikator yang jelas dalam menjalankan program. Sehingga kita bisa menilai bagaiama sebelum KKN dan setelah KKN. nantinya indikator ini yang akan menjadi instrumen penilaian keberhasilan program yang dilakukan mahasiswa”.Ujar mantan wakil rektor 4 ini.
Lokakarya ini menghadirkan sejumlah pembicara dari jajaran pemerintahan, Kodam VII dan akademisi. Pemerintah kabupaten Bantaeng di wakili oleh Kepala BKD Drs Asri, Asisten I Makassar Drs Sabri, Perwakilan Kodam VII wirabuana. Mereka menyoroti eksistensi KKN dan kaitan dengan posisi lembaga pemerintahan dan TNI. sebagai pembading pada sesi tersebut adalah Prof. Dwia Ariestina yang mengaitkan posisi KKN dalam kaitannya dengan renstra Unhas. Sesi berikutnya tampil Kepala pusat pengembangan KKN LPPM Universitas Gajah Mada Nanung Agus Riyanto PhD, dengan sharing pengalaman UGM. Juga hadir Rektor UNM Prof Dr Arismunandar dengan tema KKN program sarjana di daerah tertinggal dan sinerginya dengan KKN. Selanjutnya Dekan Fakultas Ekonomi Prof Gagaring memaparkan peluang kegiatan CSR dalam kegiatan KKN. Gagaring memberi contoh bagaimana kegiatan KKn dapat disinergikan dengan kegiatan di PT Semen Tonasa. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada pengelola KKN SUJI Dr Agnes Rampisela yang menjelaskan program SUIJI dan keberadaan KKN jepang.
Diakhir Lokakarya, Zaenal Burhan sebagai ketua tim perumus Lokakarya memaparkan hasil kerjanya. Beberapa poin mengemuka dalam paparan mantan sekretaris UPT KKn ini. Pada tema akademik muncul beberapa gagasan tentang sistem informasi penilaian yang terintegrasi dengan Sistem Informasi manajemen universitas,UPT KKN menjadi satu-satunya lembaga penyelenggara KKN di unhas, serta Jumlah sks yang menjadi pesyaratan untuk KKN. sementara itu pada bagian kelembagaan, perlunya penguatan UPT KKN dengan membuat struktur baru untuk mengurusi  program, monitoring dan evaluasi serta administrasi. sementara itu Tema program menelurkan sejumlah rekomendasi seperti penguatan perbatasan dan desa. Hal lain yang mengemuka adalah Integrasi program dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, pengelolaan pesisir dan pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan ini diakhir dengan penutupan oleh Kepala UPT KKN Dr. Hasrullah. Hasrullah berharap kegiatan ini akan memperkuat eksistensi UPT KKN unhas dalam memberdayakan masyarakat.Kegiatan ini melibatkan sejumlah stakeholder KKN dan juga para supervisor yang selama ini mendampingi mahasiswa dalam melakukan kegiatan di lapangan.(RDP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>