WR IV: Unit-unit Bisnis Unhas untuk Hilirisasi Riset

8 May 2016 , Ahmad Bahar Seremonial

Wakil Rektor IV Unhas Prof.dr. Budu, Ph.D membuka Semnas Kelautan Perikanan III di Aula Prof. Amiruddin Unhas

Salah satu konsekuensi Unhas sebagai PTN BH, Unhas membentuk struktur organisasi yang baru menyesuaikan dengan Organisasi dan Tata Kelola (OTK) yang telah ditetapkan. Di dalam OTK yang baru tersebut hadir unit-unit bisnis sebagai suatu lembaga baru di Universitas Hasanuddin.  “Kehadiran unit-unit bisnis di Unhas ini bertujuan untuk melakukan hilirisasi hasil-hasil riset yang telah dihasilkan para peneliti di Unhas nantinya,” kata Wakil Rektor IV Unhas Prof. dr. Budu, Ph.D dalam sambutannya --mewakil Rektor Unhas-- pada pembukaan Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan III di Aula Prof. Amiruddin, Kampus Unhas, Sabtu (7/5).

Menurut Prof Budu, sampai sekarang telah ada 32 unit bisnis di Unhas yang telah di keluarkan Surat Keputusannya (SK).  “Unit-unit bisnis inilah nanti diharapkan mampu menghasilkan produk-produk yang dapat diterima oleh kalangan industri,” ungkap Budu.  Untuk meningkatkan kapasistas unit-unit bisnis tersebut, lanjut WR IV Unhas ini, dalam waktu dekat  akan dilakukan transfer tekhnologi (Technology Transfer Office) terhadap unit-unit bisnis yang ada di Unhas tersebut yang akan dilakukan langsung oleh Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti.

Dalam hal paten, dibandingkan dengan 2 tahun lalu, lanjut WR IV, hasil penelitian Unhas naik drastis. “Dua tahun lalu kita hanya memilihi sekitar 20 paten, sekarang ini sudah ada sekitar 48 – 52 hasil riset kita yang memiliki potensi paten,” kata Budu

WR IV mengakui kalau banyak pihak yang meragukan apakah Unhas mampu sebagai PTN BH.  “Sampai sekarang banyak pihak yang mempertanyakan, apakah Unhas mampu sebagai PTN BH. Baik itu dari kalangan sendiri maupun dari luar,” kata mantan Dekan Fak.Kedokteran ini yang juga mengakui kalau perguruan tinggi yang mengemban amanah sebagai PTN BH ini tidak mudah. Dari 11 perguruan tinggi yang berststus sebagai PTN BH di Indonesia, memang ada juga yang gamang dan terancam kembali ke bentuk BLU. “Keberhasilan kita dalam mengemban PTN BH ini sangat tergantung pada kemampuan kita dalam meningkatkan kapasitas para peneliti,” kata Budu.

Karena itu, kami di tingkat pimpinan universitas, kata WR IV Unhas, sangat menghargai upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Fak. Ilmu Kelautan dan Perikanan dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang signifikan menopang Unhas dalam mengemban statusnya sebagai PTN BH. “FIKP termasuk fakultas yang paling rajin melakukan seminar nasional dan internasional, paling aktif menghadirkan kuliah umum dari peneliti-peneliti asing, join riset internasional, pelatihan-pelatihan penulisan jurnal internasional. FIKP termasuk fakultas yang berkinerja sangat bagus di Unhas,” papar Budu mengakhiri sambutannya.

Semnas Kelautan Perikanan III yang digelar FIKP Unhas tersebut menghadirkan pemakalah kunci, Asisten Deputi Infrstruktur dan Konektifitas Ir. Rusli Pohan, MSc, Kepala Badan Pusat Penelitian dan Pengembangan KKP yang juga alumni Ilmu Kelautan Unhas Muh. Zulficar Mochtar, ST., MSc,  Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek Dikti Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, M.Sc, Peneliti Senior Balitkanlut Prof.Dr. Ali Suman, dan Koordinator Kopertis Wil IX Prof.Dr.Ir. A. Niartiningsih, MS. Selain itu, ada 135 makalah lainnya yang dipresentasikan dalam empat kelompok bidang kajian. (ab)

Baca juga :