Waspadai Penipuan Terhadap Orangtua Maba

12 Jul 2016 , humas01 Press Release

Foto: Ilustrasi Penipuan

Universitas Hasanuddin menerima laporan sekitar adanya praktik penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab pasca pengumuman hasil ujian Seleksi Bersama Masuk  Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Wakil Rektor I Unhas Prof.Dr.Junaidi, M.Sc. menjelaskan, ada laporan yang masuk kepada dirinya dari keluarga yang putranya diterima di Unhas bahwa jika tidak membayar sejumlah tertentu, nama yang lulus itu bisa saja terhapus.

‘’Dilaporkan, ada yang menelepon bahwa nama yang tertera di pengumuman lulus bisa terhapus jika tidak membayar,’’ kata Junaidi, Selasa (12/7), ketika rapat pembahasan pendaftaran calon mahasiswa baru kelas internasional Fakultas Ekonomi Bisnis dan Fakultas Kesehatan Masyarakat yang dihadiri Wakil Rektor IV Prof.dr. Budu, Sp M., Ph.D. dan Direktur Kemitraan Internasional (DKI) Dr.Iqbal Djawad, M.Sc., Direktur Teknologi Informasi Dr.Eng.M.Nizwar, S.T., MIT,  Kepala Biro Akademik Ernawati Rivai, S.E., M.M. dan sejumlah anggota panitia lainnya.

Kepala Humas dan Protokol Unhas M.Dahlan Abubakar menegaskan, setelah seorang calon lulus dan diterima di Unhas, mereka hanya akan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui bank yang telah ditentukan. Tidak ada bentuk pembayaran lain berkaitan dengan pendaftaran mahasiswa baru Unhas yang dinyatakan lulus, baik melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

‘’Semua dalam bentuk Uang Kuliah Tunggal (UKT),’’ kata Dahlan sambil menghimbau seluruh orangtua mahasiswa baru yang putra-putrinya lulus ke Unhas agar tidak memercayai informasi yang menyesatkan. Jika ada hal-hal yang berkaitan dengan informasi tentang Unhas dapat mengontak langsung Kepala Humas dan Prtokol Unhas melalui pesawat 0811448820. (*).   

 

 

Baca juga :