Unhas Dukung Percepatan Pembangunan Sidrap

30 Aug 2016 , humas01 Akademik

Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu menyerahkan cenderamata kepada Bupati Sidrap Rusdi Masse usai penandatanganan naskah kerja sama di Sidrap, Selasa (30/8). (Foto:mda).

Universitas Hasanuddin (Unhas) akan mengerahkan para pakarnya guna  membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam berbagai bidang. Percepatan itu mencakup pengembangan bidang pertanian, peternakan, ketersediaan energi terbarukan, pengembangan sumber daya manusia, dan perencanaan pembangunan lainnya.

‘’Unhas berkomitmen  memberi perhatian yang besar terhadap pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Sidrap yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan di Sulawesi Selatan,’’ ujar Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu,  M.A. sebelum menandatangani nota kesepahaman dengan Bupati Sidrap H. Rusdi Masse, di Kantor Bupati Sidrap, Selasa (30/8).

Penandatangan naskah kerja sama dalam bidang tridarma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) tersebut bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat Unhas merayakan Dies Natalis ke-60 Universitas Hasanuddin. Dies Natalis Unhas jatuh pada tanggal 10 September 2016.

Ikut menyaksikan penandatanganan kerja sama tersebut, Wakil Rektor I Unhas Prof. Dr. Junaidi, Ketua Senat Akademik Unhas Prof. Dr. M. Tahir Kasnawi, S.U., Direktur Inovasi dan Pengembangan Riset Prof. Dr. Ir. Sudirman, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) Prof. Dr. Ir. La Ode Asrul, para dekan fakultas di lingkungan Unhas dan staf Unhas lainnya. Sementara dari pihak Pemkab Sidrap selain Bupati Sidrap H.Rusdi Masse dan istri, Ny. Fatmawati Rusdi yang anggota Komisi V DPR RI, juga hadir Sekda Sidrap M. Ruslan dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sidrap dan undangan.

Dwia Aries Tina Pulubuhu menyambut positif keinginan Pemkab Sidrap yang melipatkan gandakan dana bagi pengembangan kerja sama dengan Unhas. Perguruan tinggi yang dipimpinnya akan menyediakan sejumlah tenaga ahli yang diperlukan Sidrap dalam mempercepat akselerasi pembangunannya.

Bupati Sidrap Rusdi Masse menilai, kehadiran universitas se-kelas Unhas yang merupakan institusi pendidikan ternama di Indonesia merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi daerahnya. Sidrap tidak mungkin melepaskan diri dari keterlibatan perguruan tinggi dalam mengakselerasi pembangunannya.

‘’Tidak terhitung alumni Unhas yang pulang dan mengabdi di Sidrap dan menjadi pelopor pembangunan,’’ ujar bupati yang belum lama ini dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pastai Nasdem Sulsel itu.

Anggota DPRD Sidrap periode 2004-2007 tersebut menjelaskan, saat ini sudah berdiri akademi yang bergerak dalam bidang pertanian dan peternakan dengan 474 mahasiswa. Tahun ini akademi itu akan mewisuda alumninya.

Rusdi Masse menjelaskan, pada tahun 2015 pertumbuhan ekonomi Sidrap mencapai 8,2% dan melampaui pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan. Indeks pembangunan di Sidrap mencapai 68,14% mengalami kenaikan 1,47%  dibandingkan tahun sebelumnya dan menempati peringkat ke-7 di Sulsel. Persentase angka kemiskinan di Sidrap 5,8% terendah di Sulsel, dan jumlah angka pengangguran mencapai 6,20%.

’’Pendapatan per kapita Sidrap mencapai Rp 30 juta yang ternyata tercapai pada tahun 2015. Kita optimis pada tahun 2018 pendapatan per kapita bisa mencapai Rp 50 juta,’’ kata bungsu dari sembilan bersaudara yang dilahirkan di Sidrap 3 Maret 1973 ini.

Anak pasangan almarhum(ah) Ambo Masse-Hj Hasanah tersebut mengatakan optimis target pendapatan per kapita Sidrap tercapai Rp 50 juta sebelum tahun 2018. Pada saat itu, dia mengharapkan angka kemiskinan di Sidrap dapat dihapuskan.

‘’Untuk mengembangkan kerja sama dengan Unhas, kita naikkan anggaran 10 kali lipat,’’ ujar pria dengan tinggi-berat 170 cm-70 kg yang hobi olahraga otomotif tersebut.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan Unhas di Sidrap antara lain Sosialisasi Penanggulangan terhadap perilaku menyimpang anak remaja melalui penguatan keluarga, penyuluhan pencegahan dan penularan HIV/AIDS pada kelompok remaja Kabupaten Sidrap, pengobatan kesehatan gigi, dan kegiatan penyuluhan lainnya. (*).

 

 

Baca juga :