Unhas akan Bangun Desa Konstitusi

25 Oct 2016 , Humas01 Press Release

Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu bersama Ketua KPK Agus Raharjo (ke-2 dari kiri), Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, dan Ketua MK Arief Hidayat (kanan) saat Festival Konstitusi dan Deklarasi Anti Korupsi di Baruga Andi Pangerang Rani Kampus Tamalanrea, 24 Oktober 2016. (Foto:mda_

Setelah mendeklarasikan kampus bebas korupsi, ke depan Unhas akan melaksanakan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak hanya itu, Unhas juga akan pilih beberapa desa yang kelak dijadikan sebagai desa konstitusi di Sulawesi Selatan.

‘’Kita sudah melaksanakan KKN di Mahkamah Konstitusi dan ke depan kegiatan serupa dapat dilaksanakan di KPK,’’ kata Rektor Unhas Prof.Dr.Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A. saat deklarasi anti korupsi di Baruga Andi Pangerang Petta Rani, Senin (24/10/2016).

Ia mengatakan, memberi apresiasi yang tinggi atas pilihan MPR, MK, dan KPK terhadap Unhas sebagai lokasi deklarasi anti korupsi. Memang sudah saatnya matahari secara alamiah terbit dari timur. Pilihan ini sangat tepat.

‘’Sebab dalam rencana jangka panjang Unhas, ingin menghasilkan luaran yang tidak hanya cerdas dalam disiplin keilmuannya masing-masing. tetapi yang sangat penting dan sekarang mulai langka adalah menjadikan mereka insane cendekia yang bermoral, yang mengedepankan moral, mengedepankan karakter dan paling penting juga harus memunyai semangat melawan korupsi,’’ kata Dwia Aries Tina Pulubuhu.  

Kegiata Festival Konstitusi ini adalah upaya bagaimana meningkatkan pemahaman dan membangun kesadaran bersama akan pentingnya konstitusi sebagai bagian kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga akan tumbuh kesadaran kita bersama akan pentingnya bagi setiap wargs kampus menjadikan konstitusi kita sebagai basis penegakan etika dan penegakan hukum, terutama untuk melawan korupsi. (*)

Baca juga :