Suprihadi, S.E., M.Si: Dari Keuangan ke Kemahasiswaan

18 Mar 2016 , oleh humas01

Suprihadi, S.E., M.Si

unhas.ac.id, Makassar - Mungkin banyak yang meramal, melihat rekam jejak jabatannya, Suprihadi S.E., M.Si, akan mulus menapaki karier puncak menuju jabatan kepala biro yang linier dengan se-abrek jabatannya, Biro Keuangan. Namun, belum lagi jabatan biro yang linier itu akan berakhir, pria kelahiran Polewali Mamasa 15 Desember 1959 ini terlebih dahulu didapuk menjabat Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni yang ditinggalkan Ir. M.Ali Mantung, M.Si yang sudah memasuki masa purnabakti. Sembari mencari figur yang tepat di biro ini, Rektor Unhas menunjuk Drs.Ahmad, M.Si merangkap posisi itu dengan jabatan definitifnya sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI).

Mulai diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) 1 Maret 1989, anak ke-6 dari 7 bersaudara pasangan Martodikromo-Warsini ini antara tahun 2003-2006 dipercaya sebagai Kasubag  Dana Masyarakat. Dari posisi ini dia diangkat sebagai Kasubag Keuangan dan Kepegawaian (2006-2010), dan Kabag Tata Usaha Fakultas Teknik Unhas (2010-2016) yang kini diisi oleh Badilla, S.E., M.Si.

Jika melihat jejak pendidikannya, Supri, begitu dia karib disapa, sejatinya membidik jabatan sebagai seorang insinyur sipil basah. Soalnya, selepas SDN Siderojo (1972) dia melangkahkan kaki ke bangku Sekolah Teknologi Negeri (STN) Jurusan Bangunan Air Wonomulyo tahun 1975 dan masuk ke Sekolah Teknologi Menengah (STM)) Polewali Mamasa dan tamat tahun 1980. Saat mengincar perguruan tinggi, Supri memutuskan memasuki Akademi Pimpinan Perusahaan Industri Manajemen Ujungpandang dan tamat tahun 1986. Merasa tak cukup menyandang gelar ahli madya, Supri memasuki STIE YPUP dan tamat tahun 1991, dua tahun setelah diangkat sebagai PNS di Unhas.

Selagi menjabat Kasubag Dana Masyarakat ketika ada peluang dan kebijaksanaan penyekolahan magister bagi para pejabat struktural di masa Unhas dipimpin Prof.Dr.Ir. Radi A.Gany, Supri pun masuk gerbong pejabat yang memperoleh pendidikan lanjut bersama sejumlah pejabat lainnya dan tamat tahun 2004.

Anak ke-6 dari tujuh bersaudara ini pada tahun 2011 memeroleh penghargaan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun dari Presiden Republik Indonesia.

Posisi sebagai Kepala  Biro Kemahasiswaan dan Alumni jelas akan sangat berbeda dengan jabatan-jabatan yang dipangku Supri sebelumnya yang lebih banyak terkonsentrasi memelototi kertas-kertas ber-angka dan bernilai. Di bidang tugas barunya, dia pun menghadapi angka-angka, namun jumlah yang terkadang mengharuskan dia banyak melakukan ‘penciuman’ lapangan bagi menyelesaikan suatu masalah. (mda).

  

 

Read also :