Rektor-IKA Unhas Bahas PS PPI

27 May 2016 , humas01 Kiprah Alumni

Rektor Unhas, Sekun Unhas, Dekan Teknik, dan Pengurus IKA Jakarta membahas Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur, Jumat (27/5) di Unhas. (Foto:mda).

Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu ketika menerima kunjungan Pengurus Pusat IKA Jakarta, juga membahas mengenai Rintisan Program Studi Program Profesi Insinyur PS PPI) yang diharapkan akan segera dilaksanakan di Unhas. Ketika membicarakan PS PPI ini Rektor Unhas didampingi Sekretaris Universitas (Sekun) Unhas Nasaruddin Salam dan Dekan Fakultas Teknik Wahyu Haryadi Piarah.

Program studi ini dilaksanakan dengan latar belakang bahwa untuk memeroleh gelar profesi insinyur, seorang harus lulus dari Program Profesi Insinyur yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi bekerja sama dengan kementerian terkait, Persatuan Insinyur Indonesia (PII), dan industri dengan.mengikuti standar program profesi insinyur.

Unhas termasuk salah satu dari 40 perguruan tinggi negeri dan swasta perintis pelaksanaan Program Studi PPI ini. Dari 40 perguruan tinggi tersebut, 26 perguruan tinggi negeri (PTN), 14 lainnya PTS. Di Makassar, selain Unhas, juga ditetapkan Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Jika dirinci berdasarkan wilayah, Sumatera 8 perguruan tinggi (Unand, Unsri Palembang,  Univ.Jambi, USU, Univ.Negeri Medan, Unsyah Nanggro Aceh,  Univ.Riau, dan Univ.Lampung) Jakarta 4 (UI, UKI Atmajaya, Univ.Bina  Nusantara, Univ.Trisakti)  Jawa Barat 4 (ITB, IPB, Univ.Katolik Parahiyangan Bandung, Univ.Islam Bandung) Jawa Tengah 8 (UGM, Undip, UNS, Univ.Negeri Yogyakarta, Univ.Sanata Dharma Yogyakarta, Univ.Katolik Soegijapranata Salatiga, Univ.Muhammadiyah Surakarta, Univ.Muhammadiyah Yogyakarta),  Jawa Timur 8 (ITS, UB Malang, Univ.Negeri Malang, Unkris Petra Surabaya,, Univ.Muhammadiyah Malang, Univ.Surabaya, Univ.Katolik Widya Mandala Surabaya, Univ.Islam Malang), , Bali dan Nusa Tenggara 2 (Univ.Udayana Denpasar dan Universitas Mataram, Kalimantan 2 (Univ.Lambung Mangkurat Banjarmasin dan Univ.Mulawarman Samarinda), Sulawesi 3 (Unhas, UMI, dan Unsrat Manado), Maluku dan Papua 1 (Universitas Pattimura Ambon).

Perguruan tinggi terpilih harus masuk dalam pemeringkatan Perguruan Tinggi Indonesia hingga 150. Angka Partisipasi Kasar (Mahasiswa) Provinsi. Memiliki program studi keteknikan, Komposisi PTN:PTS,  Ketersebaran Jawa, Sumatera:Indonesia Timur dengan jumlah penduduk, dan keteknikan terkait kemaritiman.

Syarat penyelenggara: menyiapkan kelembagaan yang akan mengelola PS PPI, memiliki akreditasi institusi terbaik dari pemeringkatan sistem akreditasi yang berlaku, memiliki sekurang-kurangnya lima program studi teknik, jumlah program studi teknik terakreditasi terbaik sekurang-kurangnya 50%, memiliki sekurang-kurangnya 6 dosen yang memenuhi peraturan  perundang-undangan yang berlaku, memiliki sejumlah dosen yang telah sesuai tingkat Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dalam profesi keinsinyuran sesuai peraturan perundang yang berlaku.

Syarat perguruan tinggi penyelenggara, memiliki perjanjian kerja sama dengan PII atau himpunan keahlian keinsinyuran yang telah terakreditasi oleh PII, memiliki perjanjian kerja sama dengan kalangan industry, memiliki perjanjian kerja sama dengan kementerian terkait, telah menyusun kurikulum Program Profesi Insinyur bersama dengan PII dan/atau himpunan keahlian keinsinyuran yang telah terakreditasi, dan PT yang belum memenuhi persyaratan, namun di wilayah tersebut dibutuhkan , dapat menyelenggarakan kerja sama dengan PT yang memenuhi persyaratan.

Terkait dengan penetapan Unhas sebagai salah satu PT yang menyelenggarakan PS PPI, program studi yang tersedia di Unhas mencakup: Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Perkapalan, Teknik Informatika, Teknik Kelautan, Teknik Geologi, Teknik Pertambangan, Teknik Sistem Perkapalan, Teknik Arsitektur, Teknik Perencanaan Wilayah Kota, dan Teknik Lingkungan.

Potensi Industri di Sulsel meliputi: PT Semen Tonasa, PT PLN, PT Pelindu IV, PT Semen Bosowa, PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Eastern Pearl Flour Mill (EPFM), PT Vale Indonesia, PT Industri Kapal Indonesia (IKI), dan Kalla Gorup.

Posisi SDM tenaga pengajar di Fakultas Teknik Unhas, teregister insinyur 27, Insinyur Profesional Pratama 1, dan Insinyur Profesional Madya (IPM) 11 orang.

Dalam pertemuan tersebut Dwia Aries Tina Pulubuhu mengharapkan agar jumlah IPM Unhas dapat ditingkatkan lagi. (*).    

 

Baca juga :