Pengenalan dan Pelatihan Petugas 'Admin' aplikasi Manajemen Kinerja Dosen (BKD online)

13 May 2016 , oleh Ahmad Bahar

Sekretaris Unhas Dr.Ir. Nasruddin Salam, MT. memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Admin BKD (Foto: PTIK)

Pelatihan pengisian e-SK/ST  diselenggarakan oleh Direktorat Teknologi Informasi Unhas di Gedung Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK),Kamis (12/5).“Pelatihan yang diadakan ini bertujuan untuk mengenalkan aplikasi pendukung/penunjang Beban Kerja Dosen (BKD) berbasis web sehingga memudahkan para petugas atau admin BKD di tingkat fakultas dalam melakukan penginputan dan monitoring kinerja dosen/pegawai,” jelas Direktur Direktorat Tekhnologi Informasi Dr. Eng. Muhammad Niswar, ST., M.IT. ketika membuka pelatihan yang diselenggarakan yang kedua kalinya ini.

Sebelumnya, kegiatan serupa diselenggarakan pada Selasa 3-4 Mei 2016. Yang dibuka oleh Sekretaris Universitas Hasanuddin.Dr. Ir. H. Nasaruddin Salam, MT didampingi  Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan DR. Rer. Nat. Zainal, STP., M.Food.Tech.

Peserta yang ikut pada pelatihan kali ini berjumlah sekitar 40 orang yang merupakan admin atau pengelola website di tingkat fakultas. Diharapkan untuk para peserta, setelah selesai mengikuti pelatihan ini pekerjaan mereka sebagai admin BKD di tiap fakultas lebih mudah dengan adanya aplikasi pendukung BKD. “Admin di tingkat fakultas nantinya sudah mampu melakukan hal penginputan dan memonitor kinerja para dosen/pegawai yang ada di fakultas,” jelas Niswar.

Secara terpisah, Sekretaris Universitas Hasanuddin Dr. Ir. Nasaruddin Salam, MT menjelaskan bahwa jika petugas admin di tingkat fakultas ini sudah bekerja dengan baik, maka dosen-dosen nantinya tidak akan terlalu dibebani dengan mengimput BKD di tiap akhir semester. “Mungkin hanya kegiatan-kegiatan personal saja yang di input sendiri. Kegiatan rutin, seperti mengajar, dan kegiatan penelitian akan diinput oleh admin fakultas. Ini tentunya untuk lebih memudahkan agar dosen-dosen kita lebih fokus dalam pengajaran dan kegiatan riset,” jelas Sekun. 

Read also :