Optimis, Kelas Internasional Jalan

2 Aug 2016 , humas01 Akademik

Suasana rapat koordinasi Unhas di LKPP Senin (2/8/2016). (Foto:mda).

Program baru yang dibuka Unhas, kelas internasional untuk dua fakultas (Ekonomi Bisnis dan Kesehatan masyarakat) oprimis  akan berjalan baik. Hingga Selasa (2/8), jumlah pelamar  sudah mencapai 58 orang untuk empat program studi. Setiap program studi ditargerkan maksimal 20 mahasiswa.

‘’Dengan lima orang mahasiswa per program studi saja, kita akan jalan,’’ kata Wakil Rektor I Unhas Prof. Dr. Junaidi pada Rapat Koordinasi (rakor) di Aula Lembaga Kajian Pendidikan Pengajaran (LKPP) Unhas yang dihadiri Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina :Pulubuhu, M.A., Selasa (2/8) siang. Rapat yang dihadiri lengkap seluruh wakil Rektor itu juga dihadiri para dekan dan wakil dekan fakultas, dan direktur-direktur lembaga.

Prof. Junaidi merinci, pelamar terbanyak bidang manajemen, 25 orang, disusul Kesehatan Masyarakat 14, Akuntansi 11, dan Ilmu Ekonomi 8 orang. Pendaftaran calon mahasiswa baru kelas internasional ini ditutup 6 Agustus 2016. (*).

Dievaluasi, 81 Paper

Hingga Rakor 2 Agustus 2016, Bidang I mengevaluasi 81 paper yang akan dipresentasikan para dosen di luar dan dalam negeri. Dari 81 makalah itu, 21 makalah untuk tujuan presentasi ke Eropa, 26 Asia, 2 Amerika, 3 Kanada, 1 ke Arab Saudi, dan 27 di dalam negeri.

‘’Yang sudah dibiayai sekitar 52 paper, sehingga untuk seminar internasional sudah teralokasi 59%,’’ ujar Wakil Rektor I Unhas Prof.Junaidi dalam rakor.

Pada kesempatan itu, Junaidi juga melaporkan, pada semester 2016/2017 Unhas akan menerima 23 mahasiswa sal Papua dan daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Sedianya Unhas memperoleh jatah 24 orang, namun seorang memperoleh beasiswa pendidikan ke luar negeri.

Ketetapan Kementeristikdikti

Wakil Rektor II Prof.Dr.Syamsul Bachri, S.H., M.H. melaporkan, hingga 31 Juli 2016 serapan anggaran Unhas mencapai 41,63%. Serapan sebesar ini melampaui ketetapan  Kementerian Ristek dan Dikti 33%.

Dalam organisasi Unhas sebagai PTN BH, dana penelitian akan memperoleh alokasi 25% dari pagu anggaran universitas. Ini diharapkan akan memberikan angin baik bagi para dosen Unhas yang membidik 120 publikasi internasional.

Syamsul Bachri juga menjelaskan, jumlah dosen bergelar S-3 hingga saat ini 898 orang, yang sudah tersertifikasi 1.341 orang dari total dosen.

Izin Orang Tua

Wakil Rektor III Unhas Dr.Ir.Abd.Rasyid J. memaparkan rencana kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unhas (sebagaimana dirilis sebelumnya). Namun dia mengharapkan agar para dekan fakultas ikut membantu menerima mahasiswa baru Unhas ini dengan baik dengan prinsip demokratis dan humanis.

Rasyid juga menjelaskan kegiatan pembinaan lembaga mahasiswa dilaksanakan November 2016 hingga Januari 2017.

‘’Kegiatan mahasiswa yang berkaitan lembaga ini harus memperoleh izin orang tua mahasiswa,’’ kata Cido, panggilan akrab Abd.Rasyid.

Pelaksanaan PMB dibuka 15 Agustus 2016 dalam suatu rapat Senat Akademik Terbuka Unhas di Baruga Andi Pangerang Petta Rani Kampus Tamalanrea. Keesokan harinya (16/8) langsung acara penerimaan di fakultas, peringatan HUT Proklamasi (17/8), penerimaan oleh jurusan (18/8), acara BEM (19/8), dan Unhas Day (20/8).

Tahun Depan IKP  

Setelah Fakultas Ekonomi Bisnis dan Fakultas Kesehatan Masyarakat, tahun depan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) akan membuka kelas internasional.

‘’Tahun depan IKP juga akan membuka kelas internasional,’’ kata Wakil Rektor IV Unhas Prof.dr.Budu, Sp.M (K), Ph.D. dalam rakor Unhas.

Budu menjelaskan program World Class University (WCU) yang mendapat suntikan dana Rp 5 miliar dari Kementerian Ristekdikti. Kegiatan WCU ini sudah berjalan sejak Mei 2016.

Hingga saat ini sudah masuk 46 proposal untuk mendukung program WCU, 26 proposal di antaranya lolos. Pada tahun 2017, kata Budu, Unhas juga memperoleh tambahan dana untuk program WCU ini sebesar Rp 10.  

OTK dan UPT Terbentuk

Organisasi Tata Kerja  (OTK) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) kini sudah terbentuk. Sekretaris Universitas (Sekun) Hasanuddin Dr.Ir.Nasaruddin Salam, M.T. mengatakan, melengkapi struktur sesuai OTK dan UPT tersebut, 5 Agustus 2016 akan ada mutasi dan pelantikan nakoda-nakoda baru.

Nasaruddin juga menjelaskan perihal pengiriman tenaga pendidikan (tendik) melanjutkan pendidikan magister ke Jepang. Kini terdaftar 15 pelamar. Di antara pelamar itu ada yang tenaga yang nonpegawai negeri sipil. Unhas akan memilih 6 orang yang dikirim mengikuti pendidikan lanjutan ini.

Pada kesempatan itu, Direktur Teknologi dan Informasi Dr.M.Niswar juga melaporkan jumlah dosen yang remunerasi dan beban kerja dosen (BKD)-nya sudah diverifikasi, yakni 70,5% dan masih 29,5% lagi yang belum terverifikasi.

‘’Tetapi para verifikator di fakultas terus bekerja. Ini selalu berubah dan real time,’’ ujar Niswar.

Di sisi lai, sekitar 60% dosen tidak mencukup point 40. Sementara yang mencapai 100% berkisar 245 orang dosen. Sebanyak 60% tidak mencukupi,  

Baca juga :