Kasdam VII/Wrb: Belajar dari Sepatu

21 Mar 2016 , oleh humas01

Kasdam VII Wirabuana Brigjen TNI Supartodi memberikan pembekalan kepada mahasiswa KKN Unhas lokasi Gorontalo dan Bantaeng di Gedung Pertemuan Ilmiah (GPI) Unhas, Senin (21/3/2016). (Foto:mda).

 

Jangan pernah melecehkan sepatu, gara-gara selalu diletakkan di posisi paling ujung, kaki. Dari sepatu ada filosofi hidup yang bisa jadi bahan pembelajaran. Filosofi sepatu inilah yang dikemukakan Brijen TNI Supartodi, S.E., M.Si, Kepala Staf Kodam VII Wirabuana di depan para calon mahasiswa KKN Unhas Gorontalo dan Bantaeng di Gedung Pertemuan Ilmiah (GPI), Senin (21/3/2016).

‘’Pasangan terbaik itu seperti sepatu. Bentuknya tak persis sama, namun serasi,’’ kata jenderal yang sudah kenyang makan asam garam di daerah operasi ini didampingi Asisten Territorial (Aster) Kol.Muhammad Ali dan Kepala UPT KKN Unhas Dr.Hasrullah, M.A., ketika memberikan pembekalan kepada 40 calon mahasiswa KKN Unhas lokasi Gorontalo dan 50 mahasiswa lokasi Kabupaten Bantaeng.

Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (ATW) (maknanya; Kami dtaang untuk mengabdi)  Merauke (2014-2016) ini mengatakan, sepasang sepatu saat berjalan memang tidak pernah kompak, tetapi tujuannya sama. Juga tidak pernah ganti posisi, namun saling melengkapi.

‘’Selalu sederajat, tak ada yang lebih rendah atau tinggi. Repotnya, bila yang satu hilang, yang lain tidak memiliki arti.  Sepatu sejalan setia sepanjang masa,’’ lulusan Akademi Militer (Akmil) 1985 ini menambahkan.

Jenderal satu bintang yang dilantik sebagai Kasdam VII Wirabuana 10 Februari 2016 ini mengajak para mahasiswa agar sebagai umat yang beraneka ragam hendaknya bersama bersinergi membangun bangsa dan negara RI ini berdasarkan Pancasila. (*).

 

Read also :