Inisiatif Zakat Indonesia Libatkan AMKI Unhas Kelola Zakat

24 May 2017 , admin00 Kerjasama

Rektor UNHAS dan Direktur Utama Inisiatif Zakat Indonesia usai penandatanganan Memorandum of Understanding Pengelolaan Zakat.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Direktur Utama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Wildhan Dewayana, ST, M.Si.  Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kerja Rektor pada hari Rabu (24/05/2017) dihadiri pula oleh Koordinator Bidang Sosial Kemasyarakatan AMKI Unhas, Prof. dr. Veni Hadju, Ph.D.
 
Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) merupakan lembaga amil zakat skala nasional yang telah memulai aktivitas pengelolaan zakat sejak tahun 1999.  Pada awalnya, lembaga ini merupakan unit zakat dibawah Yayasan Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU), yang kemudian memisahkan diri menjadi lembaga mandiri pada tanggal 10 November 2014.  Setahun kemudian, tepatnya tanggal 30 Desember 2015, IZI secara resmi menerima penetapan sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 423/2015.
 
Dalam penjelasannya, Direktur Utama IZI menjelaskan bahwa kerja sama yang dilakukan dengan Unhas ini dimaksudkan untuk optimalisasi kemashlahatan bagi masyarakat melalui pengelolaan dana zakat, infaq, dan sadaqah.  “Kita menyadari bahwa zakat merupakan potensi yang sangat besar, baik dari pengumpulan maupun penyaluran.  Berdasarkan kalkulasi, potensi zakat, infaq dan sadaqah di Indonesia mencapai sekitar 200 trilyunan rupiah.  Saat ini, seluruh lembaga-lembaga resmi di Indonesia baru berhasil menggalang sekitar 3 trilyun rupiah. Masih sangat sedikit,” jelas Wildhan Dewayana.  
 
“Sementara untuk penyaluran, kita melihat bahwa dana zakat itu memiliki potensi yang sangat besar untuk disalurkan bagi proyek-proyek kesejahteraan masyarakat.  Kalau kita cermati, tidak peduli ada krisis ekonomi, harga minyak naik, harga cabe jatuh, pengumpulan zakat dari tahun ke tahun itu selalu meningkat.  Isunya baik di tingkat lokal maupun global, semakin banyak institusi-institusi yang menaruh perhatian pada pengumpulan dan penyaluran dana zakat.  Bahkan PBB dan UNDP sekarang ini intensif melakukan kajian dan seminar membahas zakat”, lanjut Wildhan.
 
Rektor Unhas dalam sambutannya sebelum penandatanganan MOU menyampaikan dukungan dan antusias yang tinggi terhadap kerja sama ini.  “Kita berharap, dosen dan civitas akademik Unhas dapat terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan zakat ini, baik dalam pengumpulan, maupun penyalurannya.  Kita sekarang ini ada Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI), disini ada Prof. Veni Hadju dan kawan-kawan, yang insya Allah akan siap mendukung.  Saya kira, jika ada hal-hal yang bisa dikelola bersama AMKI itu akan lebih baik, jadi kita bersinergi untuk kemashlahatan ummat,” kata Prof. Dwia.
 
Menurut rencana, IZI akan menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa Unhas yang membutuhkan.  Prof. Veni Hadju memaparkan bahwa kerja sama ini merupakan wujud dari program AMKI Unhas dalam bidang Sosial dan Kemasyarakatan.  “Kita akan bersama-sama terlibat dalam proses seleksi penerima beasiswa, dimana kita akan berkoordinasi dengan bidang kemahasiswaan. Akan ada kriteria-kriteria khusus yang kita terapkan.  Misalnya, proses rekrutmen calon penerima beasiswa melibatkan mushalah dan masjid kampus, dimana kita akan memberi perhatian kepada anak-anak yang taat beribadah, memiliki akhlak yang baik, atau memiliki prestasi, misalnya hafidz al-Qur’an,” jelas Prof. Veni.
 
Selain itu, Prof. Veni juga menambahkan bahwa bagi Unhas sendiri, MOU ini merupakan bagian dari program kerja AMKI Unhas, khususnya di Bidang Sosial Kemasyarakatan.  “Kita merancang program-program untuk membangun dan memandirikan masyarakat.  Jadi dana zakat, infaq dan sadaqah yang dikumpulkan dari dosen, alumni, dan orang tua mahasiswa nantinya dapat dimanfaatkan untuk memandirikan masyarakat.  Fokus kita adalah masyarakat yang tadinya penerima zakat, dapat diberdayakan dan mereka berubah menjadi pemberi zakat,” kata Prof. Veni.
 
Acara penandatanganan MOU ini berlangsung hingga pukul 17.00 WITA. (*)

Baca juga :